DKPP Sumenep Alokasikan Rp1,9 Miliar untuk Pengadaan Hand Tractor bagi Kelompok Tani

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, NALARPOS.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar untuk pengadaan hand tractor pada tahun 2026 guna mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Berdasarkan data pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Inaproc, proyek pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) tersebut terbagi dalam dua paket kegiatan dengan nilai masing-masing Rp525 juta dan Rp1,452 miliar.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan proses pengadaan saat ini tengah berjalan melalui sistem e-katalog.

“Saat ini proses pengadaannya sudah berjalan. Kami berharap bisa segera terealisasi agar dapat langsung diserahkan kepada kelompok tani pengusul,” kata Chainur, Senin (22/6/2026).

Menurut dia, bantuan alsintan tersebut akan disalurkan kepada sejumlah kelompok tani yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep. Program itu merupakan hasil usulan yang bersumber dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD dan diajukan melalui kelompok tani.

“Pengadaan alsintan ini bersumber dari pokok pikiran DPRD yang akan disalurkan kepada kelompok tani pengusul,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Masdawi, mengatakan pengadaan hand tractor tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan saat kegiatan reses.

Menurutnya, kebutuhan alat pertanian menjadi salah satu usulan yang banyak disampaikan petani untuk mendukung kegiatan budidaya dan meningkatkan hasil produksi.

“Pengadaan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang diakomodasi dewan melalui kegiatan reses beberapa waktu lalu,” kata Masdawi.

Politikus Partai Demokrat itu juga meminta DKPP mempercepat realisasi program agar manfaatnya segera dirasakan oleh para petani. Selain itu, ia menekankan pentingnya pelaksanaan pengadaan sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) yang telah ditetapkan.

“Kami juga meminta pengadaan dilakukan sesuai rencana anggaran biaya. Semakin cepat terealisasi akan lebih baik,” ujarnya.

Pemkab Sumenep berharap bantuan alsintan tersebut dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja petani, menekan biaya produksi, serta mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan daerah.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan
Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya
HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan
Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti
HUT ke-81 RI, Pemkab Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Persatuan
Salawat Nabi dan Indonesia Raya Menggema di Taneyan Lanjang Pocang Temor
Dikukuhkan, Paskibraka Sumenep 2026 Diminta Tak Sekadar Jadi Petugas Upacara
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:59 WIB

HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti

Berita Terbaru