HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, NALARPOS.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan. Bagi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui kemampuan daerah menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian penting dari kemandirian sebuah daerah.

Menurutnya, kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan dasarnya secara mandiri.

“Ketahanan pangan adalah fondasi utama kemerdekaan bangsa. Tanpa pangan yang cukup, aman, dan mandiri, kemerdekaan belum terwujud sepenuhnya,” ujar Chainur Rasyid.

Karena itu, DKPP Sumenep berkomitmen memperkuat sektor pertanian melalui sejumlah langkah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan petani.

Pendampingan kepada petani akan terus ditingkatkan, termasuk dalam pemanfaatan teknologi pertanian. Perbaikan sistem irigasi dan pengembangan diversifikasi pangan juga menjadi bagian dari upaya tersebut.

Chainur menilai diversifikasi penting agar masyarakat dan petani tidak hanya bergantung pada satu komoditas. Potensi pertanian yang beragam di Sumenep perlu dikembangkan sehingga mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kalau sektor pertanian kuat, ketahanan pangan juga akan semakin kuat. Karena itu, petani harus terus mendapatkan perhatian dan dukungan agar produktivitas maupun kesejahteraannya meningkat,” katanya.

DKPP Sumenep memandang petani bukan sekadar penerima manfaat program pemerintah, melainkan aktor utama dalam menjaga keberlangsungan pangan daerah.

Karena itu, penguatan pertanian harus dibarengi dengan peningkatan produktivitas, penggunaan teknologi yang tepat, serta dukungan terhadap sarana dan prasarana pertanian.

Upaya tersebut juga sejalan dengan langkah DKPP Sumenep yang sebelumnya terus mendorong peningkatan produktivitas tanaman pangan, perkebunan, dan hortikultura melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.

Bagi Chainur, hasil yang diperoleh petani pada akhirnya bukan hanya berdampak terhadap keluarga mereka, tetapi juga berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat dan ketahanan pangan daerah.

“Kami ingin menunjukkan komitmen melalui kerja nyata. Setiap hasil pertanian yang dihasilkan petani Sumenep merupakan bagian dari kontribusi untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara,” tuturnya.

Semangat kedaulatan pangan, lanjut Chainur, harus diterjemahkan dalam kebijakan dan program yang mampu membuat Sumenep semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Daerah tidak boleh hanya menjadi konsumen. Potensi lahan, sumber daya manusia, serta berbagai komoditas pertanian harus dioptimalkan agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.

“Peringatan kemerdekaan ini menjadi pengingat bahwa kedaulatan pangan merupakan bagian dari cita-cita kemerdekaan. Sumenep harus mampu mengoptimalkan potensi pertanian yang dimiliki,” tegasnya.

Dengan demikian, momentum HUT ke-81 RI diharapkan tidak berhenti pada seremoni. Semangat kemerdekaan di sektor pertanian diarahkan menjadi kerja berkelanjutan untuk memperkuat produksi pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan membangun kemandirian pangan Kabupaten Sumenep.

Sebab, ketika petani semakin kuat, fondasi ketahanan pangan daerah pun akan semakin kokoh.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plt Direktur RSUD Sumenep Erliyati Dianugerahi Brevet Kehormatan oleh TNI AL
Disdik Sumenep Dorong Pelajar Ikuti Lomba Menulis Surat untuk Bupati
125 Hari Tanpa Jeda, Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Berbagi kepada Warga
Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Modal Usaha Rp 200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep
Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SD di Sumenep, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Ratusan Karyawan CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan Terima BLT DBHCHT Rp600.000
DPRD Sumenep Bahas 9 Raperda, 8 Disepakati Lanjut ke Gubernur
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Plt Direktur RSUD Sumenep Erliyati Dianugerahi Brevet Kehormatan oleh TNI AL

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Disdik Sumenep Dorong Pelajar Ikuti Lomba Menulis Surat untuk Bupati

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:51 WIB

125 Hari Tanpa Jeda, Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Berbagi kepada Warga

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Modal Usaha Rp 200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SD di Sumenep, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi

Berita Terbaru