Desak PPATK Lakukan Audit, Aktivis ALARM Sumenep Sayangkan Komentar Netizen Soal Kekayaan YD

Senin, 23 Juni 2025 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Aset Mobil dan Sepeda Motor Milik YD, Pengusaha Rokok Air Bening Jaya Sumenep

Foto. Aset Mobil dan Sepeda Motor Milik YD, Pengusaha Rokok Air Bening Jaya Sumenep

SUMENEP | NALARPOS.ID — Seorang pria berinisial YD menjadi sorotan warganet setelah sebuah akun TikTok bernama Pan**a mengunggah pernyataan viral yang menyebut YD mengalami lonjakan kekayaan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Menurut akun tersebut, YD diketahui telah membeli sejumlah mobil mewah, bahkan disebut baru saja membeli Toyota Alphard.

“Mobil ini, itu dia beli. Bulanan lalu dia beli Alphard,” tulis akun tersebut pada Kamis 19 Juni 2025 lalu di kolom komentar Akun tiktok ALARM Sumenep.

Ia pun meragukan bahwa kekayaan YD hanya berasal dari usaha rokok yang dijalankannya.

Menanggapi unggahan tersebut, beberapa akun lain seperti ab***1dan De*** *menimpali dengan nada membela.

“Iri kerja bro. Orang mana kamu kak, ingin ketemu saya. Benar sekali ngomongnya, ayok ketemu saja,” ujar mereka.

Namun, ketika komentar-komentar itu ditelusuri kembali pada ahad 22 Juni 2025, mereka tiba-tiba menghilang dari kolom komentar TikTok. Hal ini justru menambah kecurigaan publik terkait sumber kekayaan YD.

Pewarta media ini mencoba menggali informasi dari beberapa orang yang mengenal YD. Mereka membenarkan bahwa YD memang memiliki banyak kendaraan mewah, termasuk pembelian Alphard baru-baru ini.

Meski dikenal sebagai pengusaha rokok legal, belum diketahui pasti apakah YD memiliki usaha lain yang mendatangkan kekayaan dalam jumlah besar.

Menanggapi hal ini, aktivis ALARM, Andriyadi, ikut bersuara. Ia menyebut ada dugaan kuat bahwa YD tak hanya menjual rokok, melainkan juga terlibat dalam penjualan pita cukai ilegal serta menjadi “King Maker” di balik operasi sembilan pabrik rokok bayangan (PR Bayangan).

“Dugaan kami semakin kuat. Selain menjual rokok legal, YD juga terindikasi sebagai pengendali distribusi pita cukai palsu dan mengendalikan sembilan PR Bayangan,” ujar Andriyadi kepada media ini, Ahad (22/6/2025).

Andre, sapaan akrabnya, mengatakan pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia berencana melakukan koordinasi dengan Direktorat Bea Cukai, Kementerian Keuangan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh YD.

Bahkan ia juga meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan untuk lakukan Audit terhadap kekayaan YD.

“Dalam waktu dekat, mas. Santai saja, kami tidak sedang bermain-main,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak YD belum memberikan klarifikasi resmi terkait isu tersebut. Media ini masih berupaya untuk menghubungi yang bersangkutan. Namun nomor TIM Pewarta berulang kali di Blokir oleh YD.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan
Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya
HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan
Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti
HUT ke-81 RI, Pemkab Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Persatuan
Salawat Nabi dan Indonesia Raya Menggema di Taneyan Lanjang Pocang Temor
Dikukuhkan, Paskibraka Sumenep 2026 Diminta Tak Sekadar Jadi Petugas Upacara
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:59 WIB

HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti

Berita Terbaru