Bukti Chat hingga Video Siap Dibuka, BK DPRD Pamekasan Didesak Proses Aduan Pelanggaran

Kamis, 8 Januari 2026 - 01:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Laporan pengaduan Oknum DPRD Pamekasan ke BK

Foto. Laporan pengaduan Oknum DPRD Pamekasan ke BK

PAMEKASAN | NALARPOS.IDLaporan aduan masyarakat terkait dugaan perbuatan amoral yang melibatkan oknum pimpinan DPRD Pamekasan resmi diterima dan tercatat di Sekretariat DPRD Pamekasan pada Rabu, 7 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.

Pelapor kini menunggu langkah konkret dan ketegasan lembaga legislatif, khususnya Badan Kehormatan (BK) DPRD Pamekasan.

Aduan tersebut dilayangkan oleh seorang aktivis bernama Dedy. Ia menyebut laporan itu ditujukan kepada SAF, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Pamekasan.

Dedy menegaskan, laporan yang disampaikan bukan sekadar asumsi, melainkan dilengkapi dengan sejumlah bukti yang dinilainya kuat.

“Surat laporan aduan sudah resmi diterima DPRD Pamekasan pada pukul 14.00 WIB. Kami kini menunggu tindakan tegas, terutama dari BK DPRD. Dalam laporan tersebut kami sertakan bukti berupa percakapan chat, rekaman suara, hingga video,” tegas Dedy kepada awak media.

Menurutnya, bukti-bukti tersebut menguatkan dugaan adanya tindakan amoral yang dilakukan oleh terlapor, mulai dari pesta minuman keras, dugaan penyalahgunaan obat-obatan, hingga percobaan pemerkosaan terhadap seorang perempuan.

Dedy menilai, dugaan tersebut bukan hanya melanggar etika sebagai pejabat publik, tetapi juga berpotensi masuk dalam ranah pidana.

“Ini menyangkut integritas dan moral wakil rakyat. Jika DPRD Pamekasan ingin menjaga marwah dan kehormatan institusi, maka BK DPRD tidak boleh bersikap lamban dan harus memproses laporan ini sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Dedy juga menyatakan kesiapannya untuk bersikap kooperatif apabila dipanggil guna memberikan klarifikasi maupun membuka seluruh bukti yang dimiliki.

Ia menegaskan, pelaporan ini dilakukan semata-mata demi kepentingan publik dan perlindungan terhadap korban, bukan untuk kepentingan politik tertentu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Badan Kehormatan DPRD Pamekasan maupun dari SAF selaku pihak yang dilaporkan. Redaksi akan terus memantau dan mengawal perkembangan penanganan aduan ini dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta prinsip jurnalistik yang berimbang.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan
Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya
HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan
Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti
HUT ke-81 RI, Pemkab Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Persatuan
Salawat Nabi dan Indonesia Raya Menggema di Taneyan Lanjang Pocang Temor
Dikukuhkan, Paskibraka Sumenep 2026 Diminta Tak Sekadar Jadi Petugas Upacara
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:59 WIB

HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti

Berita Terbaru