Tangis Haru Warnai Santunan 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa di Pamekasan

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, NALARPOS.ID – Pengusaha asal Kabupaten Pamekasan, H. Bambang Budianto, menuntaskan target santunan kepada 1.000 anak yatim dan dhuafa selama bulan Muharram 1448 Hijriah melalui CV Ayunda Permata Sejahtera.

Puncak kegiatan berlangsung pada 10 Muharram di gudang tembakau milik CV Ayunda Permata Sejahtera di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu. Sebanyak 600 anak yatim dan dhuafa hadir dalam acara yang diisi pembacaan shalawat, doa bersama, serta penyerahan santunan.

Program tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ungkapan rasa syukur. Bagi H. Bambang, kegiatan itu memiliki makna mendalam karena terinspirasi dari perjalanan hidupnya yang tumbuh sebagai anak yatim.

“Saya pernah berada di posisi mereka. Saya tahu persis bagaimana rasanya tumbuh dalam keterbatasan dan tanpa orang tua,” ujar H. Bambang.

Menurutnya, pengalaman masa kecil tersebut menjadi motivasi untuk terus berbagi dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Santunan di Pademawu menjadi penutup rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah lokasi di Kabupaten Pamekasan, termasuk di Resto Aisyah, Desa Panempan. Dengan kegiatan tersebut, target pemberian santunan kepada 1.000 anak yatim dan dhuafa selama Muharram berhasil tercapai.

“Target seribu anak ini bukan sekadar angka. Kami ingin menghadirkan harapan bahwa mereka tidak berjalan sendirian menghadapi kehidupan,” katanya.

Selain santunan anak yatim, CV Ayunda Permata Sejahtera juga aktif menjalankan berbagai program sosial lainnya. Di antaranya pemberangkatan umrah gratis bagi guru ngaji, tokoh masyarakat dan karyawan, bedah rumah tidak layak huni, bantuan untuk lansia dan dhuafa, pembangunan akses jalan desa, hingga pemberian beasiswa bagi anak-anak kurang mampu.

Suasana haru mewarnai akhir acara saat ratusan anak yatim memanjatkan doa untuk keberkahan para dermawan dan kelancaran usaha yang dijalankan.

H. Bambang mengaku terharu melihat ketulusan doa yang dipanjatkan anak-anak tersebut.

“Ketika melihat mereka mengangkat tangan dan mendoakan kami dengan tulus, saya merasa itulah nikmat terbesar yang Allah berikan. Rezeki ini hanya dititipkan kepada kami, tetapi hakikatnya adalah milik mereka,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, H. Bambang berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan memperhatikan anak-anak yatim serta masyarakat yang membutuhkan.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan
Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya
HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan
Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti
HUT ke-81 RI, Pemkab Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Persatuan
Salawat Nabi dan Indonesia Raya Menggema di Taneyan Lanjang Pocang Temor
Dikukuhkan, Paskibraka Sumenep 2026 Diminta Tak Sekadar Jadi Petugas Upacara
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:59 WIB

HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti

Berita Terbaru