Arif Firmanto Dorong Inovasi dan Transparansi dalam Pembangunan Sumenep

Selasa, 21 Oktober 2025 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Arif Firmanto.

Foto. Arif Firmanto.

SUMENEP | NALARPOS.ID Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., terus menggerakkan agenda pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui inovasi, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan perencanaan berbasis data.

Menurut Arif, tantangan pembangunan daerah saat ini semakin kompleks dan tidak dapat diselesaikan hanya dengan pendekatan konvensional.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mampu beradaptasi terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang berkembang cepat.

“Pendekatan lama sudah tidak cukup. Kita harus memiliki sistem perencanaan yang tanggap terhadap dinamika zaman agar Sumenep mampu menjadi daerah yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya di ruang kerjanya, Selasa (21/10/2025).

Arif menilai, Bappeda memiliki peran strategis dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif, terarah, dan selaras dengan visi pembangunan daerah. Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga serta partisipasi masyarakat dalam seluruh tahapan pembangunan.

“Kolaborasi lintas sektor bukan sekadar pilihan, tapi kebutuhan. Pemerintah, masyarakat, akademisi, dan pelaku usaha harus bergerak bersama agar pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi semua,” tambahnya.

Sebagai perencana yang dikenal visioner, Arif menyoroti pentingnya transformasi digital dan keterbukaan data publik dalam memperkuat tata kelola perencanaan daerah.

Ia meyakini, data yang akurat dan terintegrasi menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan yang tepat sasaran.

“Perencanaan berbasis data bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga bentuk transparansi dan akuntabilitas publik. Masyarakat berhak mengetahui bahwa setiap rupiah anggaran digunakan untuk kepentingan mereka,” tegasnya.

Selama kepemimpinannya, Bappeda Sumenep aktif meluncurkan berbagai program inovatif lintas sektor. Fokus utamanya mencakup penguatan ekonomi lokal, pengembangan potensi kelautan dan perikanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Menurut Arif, seluruh upaya tersebut dilakukan agar pembangunan di Sumenep tidak berjalan parsial, melainkan terpadu dan berorientasi pada hasil nyata.

Ia ingin setiap kebijakan yang disusun memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan bukan hanya tentang proyek fisik. Esensinya adalah membangun manusia, memperbaiki kualitas hidup, dan menciptakan lingkungan yang mendukung keberlanjutan,” ungkapnya.

Bappeda Sumenep juga menaruh perhatian besar pada aspek tata ruang dan pengelolaan wilayah. Arif menilai, perencanaan ruang yang baik menjadi fondasi penting untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

“Dalam setiap rencana, kita mempertimbangkan daya dukung lingkungan. Pembangunan yang berlebihan tanpa perhitungan ekologis hanya akan menciptakan masalah baru di masa depan,” ujarnya.

Dengan latar belakang akademik yang kuat di bidang perencanaan wilayah dan pertanian, Arif dikenal sebagai pejabat teknokrat yang terbuka terhadap gagasan baru.

Ia aktif membangun kemitraan dengan perguruan tinggi, lembaga riset, dan komunitas lokal untuk memperkuat inovasi kebijakan berbasis penelitian.

Menurutnya, riset ilmiah harus menjadi pijakan dalam setiap pengambilan kebijakan. Melalui pendekatan berbasis bukti, pemerintah daerah dapat menghindari kebijakan trial and error yang seringkali membuang sumber daya.

“Kita ingin setiap keputusan memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis maupun sosial. Itu sebabnya kolaborasi dengan dunia kampus menjadi sangat penting,” tuturnya.

Selain memperkuat kapasitas internal, Arif juga mendorong Bappeda menjadi lembaga yang terbuka dan komunikatif terhadap publik. Melalui forum-forum konsultasi dan dialog pembangunan, Bappeda berupaya menampung aspirasi masyarakat secara langsung.

Menurutnya, partisipasi publik bukan hanya untuk legitimasi kebijakan, tetapi juga untuk memastikan bahwa pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

“Pembangunan sejati adalah pembangunan yang tumbuh dari bawah, dari suara masyarakat sendiri,” ucapnya.

Arif percaya, kunci keberhasilan pembangunan terletak pada integritas, profesionalitas, dan komitmen berkelanjutan.

Nilai-nilai inilah yang ia tanamkan di lingkungan Bappeda agar setiap pegawai memiliki kesadaran kolektif dalam mewujudkan kemajuan daerah.

“Pembangunan harus berlandaskan integritas. Kita tidak bisa bicara tentang kemajuan tanpa menegakkan kejujuran dan tanggung jawab,” katanya menegaskan.

Di bawah arahannya, Bappeda Sumenep terus memperkuat mekanisme evaluasi program untuk memastikan setiap kegiatan pembangunan memiliki indikator kinerja yang terukur. Dengan cara ini, pemerintah daerah dapat menilai capaian sekaligus memperbaiki strategi ke depan.

Arif optimistis, dengan perencanaan yang berbasis data, kolaboratif, dan inovatif, Kabupaten Sumenep akan mampu menjadi daerah yang maju dan berdaya saing tinggi di masa mendatang.

“Kami percaya bahwa pembangunan sejati adalah pembangunan yang memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen
Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial
Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa
Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball
Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku
Songennep FC Dorong Pembinaan Berkelanjutan Lewat Turnamen Futsal 2026
Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep
ALARM Ingatkan Bahaya Hiburan Malam, Kapolres Baru Jadi Tumpuan Harapan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:24 WIB

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:32 WIB

Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:41 WIB

Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:50 WIB

Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku

Berita Terbaru