DPD KNPI dan Pemkab Sumenep Gelar Doa untuk Sang Proklamator

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Nalarpos.id – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Sumenep bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan “Doa untuk Sang Proklamator” di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa malam.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Juni Bulan Bung Karno yang masuk dalam rangkaian Sumenep Calendar of Event 2026.

Sebanyak 2.050 peserta mengikuti kegiatan itu, yang terdiri atas unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama dan masyarakat, organisasi kepemudaan, asosiasi wartawan, pelajar tingkat SMA/sederajat, serta masyarakat umum.

Ketua Panitia, Alif Rofiq, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menanamkan kembali nilai-nilai nasionalisme kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kegiatan ini menjadi momentum memperingati Hari Lahir Pancasila dan bulan kelahiran Bung Karno, sekaligus memperkuat semangat patriotisme, gotong royong, dan cinta tanah air,” katanya.

Menurut Alif, kegiatan itu juga diarahkan untuk memperkuat peran generasi muda sebagai aset masa depan bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ia menambahkan, pelaksanaan Doa untuk Sang Proklamator secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep menunjukkan kuatnya semangat kebangsaan masyarakat.

“Antusiasme peserta dari berbagai kecamatan menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme masih hidup dan terus diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan pemikiran, gagasan, dan semangat perjuangan Presiden pertama RI Soekarno yang tertuang dalam Pancasila masih relevan menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara hingga saat ini.

Menurut dia, kegiatan tersebut secara khusus ditujukan kepada kalangan pemuda agar tidak hanya mengenal Bung Karno sebagai tokoh sejarah, tetapi juga memahami nilai-nilai perjuangan dan gagasannya dalam membangun bangsa.

“Kegiatan ini dikhususkan bagi pemuda agar mereka mampu melanjutkan semangat perjuangan, menjaga persatuan, dan memperkuat rasa cinta terhadap bangsa dan negara,” katanya.

Ketua DPD KNPI Sumenep Khairul Umam menyatakan kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.

Menurut dia, pemuda memiliki peran strategis sebagai penerus cita-cita para pendiri bangsa sekaligus motor penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

“Pemuda harus menjadi pelopor dalam menjaga persatuan, gotong royong, serta nilai kebangsaan agar semangat perjuangan para pendiri bangsa terus hidup,” katanya. (*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Sumenep Dorong Kemajuan Teknologi Digital Lewat RME
Gelar Rapat Paripurna, DPRD Sumenep Tetapkan Propemperda Tahun 2026
Sertifikasi Bibit Kelapa Dalam di Sumenep, 348 Ribu Benih Disiapkan untuk Petani Madura
Kasus Arisan Get di Sumenep Berujung Laporan Polisi, Pelapor Klaim Diperas Rp120 Juta
Sidang Sengketa Lahan Jadi Sorotan, PN Sumenep Tegaskan Integritas Peradilan
KMP DBS III Kembali Berlayar, Warga Kepulauan Sumenep Sambut Antusias
APDESI Apresiasi Bupati, Publikasi Desa Dorong Transparansi Gampong
Tangis di Warung Kopi hingga Toga Magister: Kisah Menggetarkan Aipda Purnomo
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:04 WIB

DPD KNPI dan Pemkab Sumenep Gelar Doa untuk Sang Proklamator

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:03 WIB

Komisi IV DPRD Sumenep Dorong Kemajuan Teknologi Digital Lewat RME

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:32 WIB

Gelar Rapat Paripurna, DPRD Sumenep Tetapkan Propemperda Tahun 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:45 WIB

Sertifikasi Bibit Kelapa Dalam di Sumenep, 348 Ribu Benih Disiapkan untuk Petani Madura

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:41 WIB

Kasus Arisan Get di Sumenep Berujung Laporan Polisi, Pelapor Klaim Diperas Rp120 Juta

Berita Terbaru