Lebih dari Sekadar Pameran, Stand Dinkes P2KB Sumenep Raih Penghargaan Terbaik

Rabu, 3 September 2025 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Perwakilan Dinkes P2KB Sumenep saat menerima penghargaan Stan terbaik di malam Penutupan Madura Night Vaganza 2025.

Foto. Perwakilan Dinkes P2KB Sumenep saat menerima penghargaan Stan terbaik di malam Penutupan Madura Night Vaganza 2025.

SUMENEP | NALARPOS.ID — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep meraih penghargaan Stand Terbaik kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada ajang Madura Culture Festival (MCF) 2025.

Festival budaya bergengsi yang digelar pada 28 Agustus hingga 3 September 2025 itu juga menobatkan tiga OPD lainnya sebagai pemenang kategori serupa, yakni stand gabungan Bappeda dan BKPSDM, Disdukcapil, serta RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep.

Stand Dinkes P2KB tampil menonjol dengan menghadirkan beragam capaian serta inovasi unggulan.

Beberapa di antaranya adalah pelaksanaan bantuan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak, program inovasi Siap Lahir, hingga program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi anak sekolah tahun 2025.

Selain itu, keberhasilan Kabupaten Sumenep meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2024 juga menjadi sorotan utama. Capaian tersebut memperkuat citra Dinkes P2KB sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

Tak sekadar pamer prestasi, stand Dinkes P2KB juga difungsikan sebagai ruang edukasi kesehatan. Pengunjung dapat mengikuti kegiatan interaktif yang melibatkan duta kesehatan remaja serta kader posyandu aktif dalam menyampaikan informasi seputar pola hidup sehat.

Masyarakat yang hadir pun berkesempatan melakukan konsultasi langsung terkait layanan UHC maupun informasi penyakit campak. Kehadiran layanan ini membuat stand Dinkes P2KB terasa hidup sekaligus mendidik.

Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menyampaikan bahwa momentum pameran pembangunan ini penting sebagai sarana menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan berkualitas.

“Pameran Pembangunan 2025 menjadi kesempatan bagi kami untuk menunjukkan komitmen Dinkes P2KB dalam menghadirkan layanan kesehatan inovatif. Keberhasilan meraih UHC Award 2024, program PKG anak sekolah, dan bantuan ORI Campak adalah bukti nyata kerja keras kami untuk masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ellya, edukasi kesehatan melalui duta kesehatan remaja dan kader posyandu merupakan strategi efektif agar pesan kesehatan lebih mudah dipahami masyarakat.

“Kami ingin kesehatan tidak hanya dapat diakses, tetapi juga dipahami dan dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat Sumenep,” tambahnya.

Dengan perpaduan prestasi, inovasi, dan edukasi langsung, stand Dinkes P2KB di MCF 2025 hadir lebih dari sekadar ajang pamer. Kehadirannya menjadi ruang interaksi sekaligus pembelajaran kesehatan bagi masyarakat.

Penghargaan ini menegaskan komitmen Dinkes P2KB untuk terus meningkatkan kualitas hidup warga Sumenep.

Upaya tersebut sekaligus mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang merata, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen
Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial
Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa
Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball
Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku
Songennep FC Dorong Pembinaan Berkelanjutan Lewat Turnamen Futsal 2026
Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep
ALARM Ingatkan Bahaya Hiburan Malam, Kapolres Baru Jadi Tumpuan Harapan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:24 WIB

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:32 WIB

Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:41 WIB

Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:50 WIB

Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku

Berita Terbaru