SUMENEP, NALARPOS.ID — Polresta Sumenep mendirikan tiga posko terpadu untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap KM Virgo Transport 8 yang dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Tiga posko tersebut berada di Mapolresta Sumenep, Pelabuhan Kalianget, dan Polsek Masalembu. Pendirian posko dilakukan sebagai langkah kesiapsiagaan sekaligus memperkuat koordinasi antara kepolisian dan instansi terkait.
Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, KSOP, pemerintah daerah, unsur kesehatan, pihak pelabuhan, serta instansi lainnya dalam mendukung proses pencarian.
“Polresta Sumenep telah menyiapkan tiga posko terpadu sebagai bentuk kesiapsiagaan dan dukungan terhadap operasi pencarian dan pertolongan,” kata Ariek dalam keterangannya, Minggu (13/9/2026).
Informasi mengenai hilang kontaknya KM Virgo Transport 8 diterima pada Minggu sekitar pukul 02.05 WITA.
Kapal tersebut diketahui tengah melakukan pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin dan diperkirakan berada di sekitar perairan Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep.
Berdasarkan data sementara, kapal membawa sekitar 215 penumpang dan 30 kru, sehingga diperkirakan terdapat sekitar 245 orang di dalam kapal.
Namun, Polresta Sumenep menegaskan jumlah tersebut masih dalam proses verifikasi dan pemutakhiran bersama instansi berwenang.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan mempercayakan perkembangan operasi kepada pihak yang berwenang,” ujar Ariek.
Operasi pencarian juga telah dilakukan oleh unsur Basarnas yang bergerak menuju lokasi terakhir yang diperkirakan menjadi keberadaan KM Virgo Transport 8.
Basarnas menyiapkan Posko Operasi SAR di Dermaga Trisakti Banjarmasin sebagai pusat koordinasi dan pemantauan pencarian.
Sementara itu, KSOP juga telah memberangkatkan KNP 382 menuju lokasi kejadian dengan membawa 10 personel.
Di wilayah Sumenep, jajaran Satpolairud dan Polsek Masalembu meningkatkan pemantauan di kawasan perairan dan pesisir.
Polisi juga mengoptimalkan informasi dari masyarakat, termasuk nelayan, untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan kapal, serpihan, maupun tanda-tanda lain yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
“Kami mengajak masyarakat pesisir dan para nelayan untuk segera menyampaikan kepada petugas apabila menemukan informasi atau tanda-tanda yang berkaitan dengan KM Virgo Transport 8,” kata Ariek.
Setiap informasi yang diterima, lanjut dia, akan dikoordinasikan dan diverifikasi bersama unsur terkait.
Polresta Sumenep juga menyiapkan pengamanan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi penerimaan atau evakuasi apabila terdapat korban yang diarahkan menuju wilayah daratan Sumenep.
Hingga Minggu malam, operasi pencarian KM Virgo Transport 8 masih berlangsung. Polresta Sumenep terus melakukan pemantauan serta memperbarui informasi berdasarkan hasil koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat.
“Kami berharap operasi pencarian dan pertolongan dapat berjalan lancar dan seluruh penumpang serta kru kapal dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Ariek.
Polresta Sumenep memastikan dukungan akan terus diberikan sesuai tugas dan kewenangan, sementara perkembangan informasi akan disampaikan berdasarkan data yang telah terverifikasi.















