Sinergi GMNI, BEM STIKES Nauli Husada, dan Ruang Baca Bambu: Membangun Kesadaran Sosial dan Pendidikan

Sabtu, 29 Maret 2025 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPTENG | NALARPOS.IDPara tokoh muda dari berbagai organisasi di Sibolga-Tapanuli Tengah menggelar diskusi strategis untuk memperkuat gerakan sosial di tengah masyarakat.

Konsolidasi ini dihadiri oleh Julianus Marcia Hia, tokoh muda kader GMNI Sibolga-Tapteng, Percaya Hia selaku Ketua BEM STIKES Nauli Husada Sibolga, serta Soeandi Malik Pratama, Koordinator Ruang Baca Bambu, Sabtu 29/03/25.

Ketiga pemuda ini sepakat untuk memperluas jangkauan kepedulian sosial melalui kegiatan pengabdian kesehatan, literasi pendidikan, dan penelitian bagi masyarakat setempat, lokasi konsulidasi Dekat Mela I, Kec. Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara 22618

Membangun Kesadaran Sosial dan Kesehatan Masyarakat Diskusi ini menitikberatkan pada pentingnya aksi nyata dalam mendukung kesehatan masyarakat. GMNI Sibolga-Tapteng bersama BEM STIKES Nauli Husada berkomitmen untuk mengadakan program pengabdian kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan gizi, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat.

Julianus Marcia Hia, tokoh muda kader GMNI Sibolga-Tapteng, menyampaikan, “Sebagai generasi muda, kita memiliki tanggung jawab besar dalam membangun kesadaran sosial dan kesehatan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap individu, terutama di daerah terpencil, memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Sinergi antara berbagai elemen kepemudaan ini akan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan perubahan yang lebih baik.”Tuturnya.

Literasi dan Penelitian sebagai Pilar Kemajuan Di sisi lain, Ruang Baca Bambu, yang digawangi oleh Soeandi Malik Pratama, menegaskan bahwa literasi pendidikan adalah salah satu faktor penting dalam membangun generasi yang cerdas dan kritis.

Oleh karena itu, berbagai program literasi akan digencarkan di kalangan anak-anak dan remaja. Selain itu, kegiatan penelitian yang mendukung kebijakan berbasis data juga akan dikembangkan guna memberikan solusi konkret bagi permasalahan di daerah ini.

Percaya Hia, Ketua BEM STIKES Nauli Husada Sibolga, menambahkan, “Kesehatan dan pendidikan adalah dua aspek yang tidak bisa dipisahkan. Kami di STIKES Nauli Husada Sibolga siap mendukung berbagai kegiatan sosial yang dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Harapannya, melalui edukasi dan aksi nyata, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan lebih sadar akan pentingnya literasi.”pungkasnya.

Dukungan dari Pemangku Kepentingan Konsolidasi ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pemerintah daerah, khususnya kepala daerah dan para pejabat terkait, untuk mendukung inisiatif-inisiatif yang digagas oleh anak muda.

Dengan adanya sinergi antara organisasi kepemudaan, institusi pendidikan, dan komunitas literasi, diharapkan masyarakat Sibolga-Tapanuli Tengah dapat lebih maju, sehat, dan berdaya saing.

Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan berpartisipasi dalam gerakan sosial ini. Bersama, kita wujudkan perubahan nyata bagi daerah yang kita cintai.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen
Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial
Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa
Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball
Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku
Songennep FC Dorong Pembinaan Berkelanjutan Lewat Turnamen Futsal 2026
Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep
ALARM Ingatkan Bahaya Hiburan Malam, Kapolres Baru Jadi Tumpuan Harapan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:24 WIB

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:32 WIB

Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:41 WIB

Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:50 WIB

Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku

Berita Terbaru