JSI Sumenep Dikukuhkan, Bupati Fauzi Titip 3 Pesan: Kompak, Saling Percaya, dan Satu Frekuensi

Selasa, 15 September 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, NALARPOS.ID — Kepengurusan Jurnalis Sumenep Independen (JSI) Kabupaten Sumenep periode 2026-2029 resmi dikukuhkan di Ballroom Myze Hotel Sumenep, Selasa (15/9/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi JSI untuk memperkuat komitmen menjaga independensi, profesionalitas, dan etika jurnalistik sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.

Kegiatan diawali dengan aksi sosial berupa santunan dan pemberian bingkisan kepada anak yatim.

Sebanyak 19 anak yatim menerima santunan secara simbolis yang diserahkan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Ketua JSI Sumenep Igusty Madani.

Ketua Panitia Pelaksana David Siregar mengatakan, kegiatan sosial tersebut sengaja ditempatkan sebagai bagian dari rangkaian awal kepengurusan baru JSI.

“JSI ingin memulai kepengurusan dengan berbagi. Kami berharap kegiatan ini menjadi energi positif untuk menjalankan amanah jurnalistik selama tiga tahun ke depan,” ujar David.

Menurut dia, pengukuhan bukan sekadar seremoni organisasi. Momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengurus untuk menjalankan profesi jurnalistik secara bertanggung jawab.

Ketua JSI Sumenep Igusty Madani menegaskan, organisasi yang dipimpinnya membawa amanah untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

“JSI adalah wadah independen dan beretika untuk membangun Sumenep melalui fakta, karya, dan empati,” kata Igusty.

Ia memastikan JSI akan menjalankan fungsi jurnalistik dengan mengedepankan fakta, keberimbangan, dan etika.

Menurut dia, keberhasilan pemerintah perlu diapresiasi, sedangkan persoalan yang membutuhkan kritik harus disampaikan berdasarkan fakta.

“Kalau ada keberhasilan kita harus apresiasi, kalau ada yang keliru kita kritisi. Kritik dan apresiasi harus disampaikan berdasarkan fakta agar pembangunan berjalan terbuka dan masyarakat memperoleh informasi yang benar,” ujarnya.

Igusty juga mengajak anggota JSI menjadikan profesi jurnalistik sebagai ruang pengabdian kepada masyarakat.

“Jadikan profesi dan jabatan ini untuk memberikan manfaat kepada sesama. Karya tulisan jangan hanya menjadi informasi, tetapi juga harus memberi edukasi,” katanya.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan selamat atas dikukuhkannya kepengurusan JSI periode 2026-2029.

Ia berharap JSI dapat mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang berkualitas dan bertanggung jawab.

“Semoga kehadirannya semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut membangun Sumenep melalui karya jurnalistik,” kata Fauzi.

Menurut Fauzi, wartawan memiliki kemampuan melihat sebuah persoalan dari berbagai sudut pandang. Kemampuan tersebut, kata dia, harus diimbangi dengan kualitas pemberitaan.

“Sudut pandang wartawan sangat luas. Itulah kelebihan wartawan. Karena itu, tulisan yang dibuat harus berbobot, berimbang, dan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai media massa memiliki posisi penting dalam pembangunan daerah. Selain menyampaikan informasi, media menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pemerintahan.

“Pemkab Sumenep berterima kasih kepada seluruh jurnalis. Media menjadi salah satu corong informasi pemerintah, sehingga kebijakan dan pembangunan bisa diketahui masyarakat,” jelasnya.

Di hadapan jajaran JSI, Fauzi kemudian menitipkan tiga pesan untuk menjadi bekal organisasi selama tiga tahun ke depan.

Pertama, menjaga kekompakan. Kedua, membangun dan menjaga kepercayaan. Ketiga, memiliki satu frekuensi dalam menjalankan organisasi.

“JSI harus kompak, saling percaya, dan percaya kepada nahkodanya. Yang tidak kalah penting, seluruh anggota harus berada dalam frekuensi yang sama,” tegas Fauzi.

Ia juga meminta JSI mengedepankan pemberitaan yang mendidik. Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan informasi yang cepat, tetapi juga informasi yang benar dan berimbang.

“Berikan berita edukasi kepada masyarakat. Media harus mampu menjadi sumber informasi yang mencerdaskan, sehingga kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya,” imbuhnya.

Fauzi menegaskan, pembangunan Sumenep tidak dapat dilakukan pemerintah seorang diri. Kolaborasi berbagai unsur melalui semangat pentahelik diperlukan untuk mendorong kemajuan daerah.

“Membangun Sumenep itu sangat luas. Kita membutuhkan kolaborasi pentahelik. Media menjadi bagian penting karena karya jurnalistik dapat menjadi cermin pembangunan,” pungkasnya.

Dalam prosesi pengukuhan, Dewan Penasehat JSI Ahmadineja, S.Kom., M.Kom. membacakan ikrar dan menyerahkan pataka kepada Ketua JSI Sumenep.

Kepengurusan JSI Sumenep periode 2026-2029 dipimpin Igusty Madani sebagai ketua, David Siregar sebagai wakil ketua, Thoifur Aliwafa sebagai sekretaris, dan Ibnu sebagai bendahara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Forkopimda, pimpinan OPD, Bank BPRS Sumenep, Ketua Asosiasi Wartawan Sumenep, Ketua PKDI Sumenep H. Abdul Hayat, serta sejumlah tamu undangan.

Pada kesempatan itu, JSI juga memberikan penghargaan kepada Bupati Sumenep dan Kapolres Sumenep sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan santunan kepada 300 anak yatim yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan penerima.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru, JSI Sumenep periode 2026-2029 berkomitmen menjaga independensi dan profesionalitas jurnalistik sekaligus memperkuat peran pers dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Momen Pengukuhan, JSI Sumenep Tegaskan Kepedulian kepada Anak Yatim
Polresta Sumenep Gelar Sidang BP4R, Enam Personel Bersiap Memasuki Kehidupan Berkeluarga
Polresta Sumenep Dirikan 3 Posko Terpadu untuk Cari KM Virgo Transport 8
Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya, dan UMKM
Pemkab Sumenep Pangkas Pokok Tunggakan PBB, Denda Administratif Dibebaskan
Maulid Nabi di BPBD Sumenep, Kamiluddin Ajak ASN Perkuat Kepedulian dan Pengabdian
Pembangunan Jembatan Matanair Sumenep Dianggarkan Rp705,6 Juta, Ditargetkan Rampung November
Sekda Sumenep Dorong ASN Tak Sekadar Disiplin, tetapi Juga Berani Berinovasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:07 WIB

Di Momen Pengukuhan, JSI Sumenep Tegaskan Kepedulian kepada Anak Yatim

Selasa, 15 September 2026 - 18:54 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Bupati Fauzi Titip 3 Pesan: Kompak, Saling Percaya, dan Satu Frekuensi

Selasa, 15 September 2026 - 17:33 WIB

Polresta Sumenep Gelar Sidang BP4R, Enam Personel Bersiap Memasuki Kehidupan Berkeluarga

Minggu, 13 September 2026 - 20:25 WIB

Polresta Sumenep Dirikan 3 Posko Terpadu untuk Cari KM Virgo Transport 8

Sabtu, 12 September 2026 - 15:44 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya, dan UMKM

Berita Terbaru