Rubaru Agro Fest 2026 Jadi Etalase Pertanian Sumenep, Pemkab Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Lebih Luas

Senin, 13 Juli 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, NALARPOS.ID – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Banasare, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Sabtu (4/7/2026) malam untuk menghadiri Rubaru Agro Fest 2026. Antusiasme warga terlihat sejak sore hari, menandai tingginya perhatian masyarakat terhadap festival yang mengangkat potensi pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai kekuatan ekonomi daerah.

Rubaru Agro Fest merupakan salah satu agenda dalam kalender event Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang dirancang tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat. Festival ini menjadi ruang promosi bagi komoditas unggulan daerah sekaligus upaya mempertemukan petani, pelaku UMKM, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian berbasis potensi lokal.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan Kecamatan Rubaru dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki karakteristik sebagai kawasan agropolitan dengan potensi pertanian dan perkebunan yang besar.

“Rubaru Agro Fest diselenggarakan di Kecamatan Rubaru karena wilayah ini merupakan kawasan agropolitan dengan potensi pertanian dan perkebunan yang sangat besar,” kata Chainur.

Menurut dia, kondisi lahan yang subur menjadikan Rubaru sebagai salah satu sentra produksi berbagai komoditas pertanian di Kabupaten Sumenep. Mulai dari tanaman pangan, hortikultura, hingga komoditas perkebunan berkembang di wilayah tersebut dan menjadi sumber penghidupan utama masyarakat.

Ia menilai, potensi tersebut perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat luas agar mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian sekaligus memperluas akses pasar bagi para petani.

“Kami bangga dengan potensi yang dimiliki Rubaru. Masyarakat juga harus bangga karena memiliki lahan pertanian yang sangat potensial dan bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya.

Chainur mengungkapkan, sejumlah komoditas unggulan dari Rubaru bahkan telah berhasil menembus pasar internasional. Salah satu yang paling menonjol adalah bawang merah, yang kini dipasarkan hingga ke luar negeri. Capaian tersebut menunjukkan bahwa produk pertanian lokal memiliki daya saing apabila didukung kualitas produksi, tata kelola, dan promosi yang berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan komoditas lokal memasuki pasar ekspor menjadi indikator bahwa sektor pertanian tidak lagi dipandang sebatas penghasil bahan pangan, tetapi juga memiliki kontribusi strategis terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain menampilkan hasil pertanian, festival ini juga menghadirkan berbagai produk UMKM yang diolah dari potensi lokal. Kehadiran pelaku usaha tersebut diharapkan mampu menciptakan nilai tambah terhadap hasil pertanian sekaligus memperluas peluang pemasaran bagi produk-produk khas Rubaru.

Pemkab Sumenep menjadikan penyelenggaraan festival tematik sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi berbasis potensi wilayah. Melalui kegiatan semacam ini, pemerintah berharap setiap kecamatan mampu mengangkat keunggulan masing-masing sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, serta pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi daerah.

“Melalui festival ini kami berharap pendapatan petani dan pelaku UMKM terus meningkat seiring semakin dikenalnya komoditas unggulan Rubaru oleh masyarakat luas,” kata Chainur.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stan Bappeda Sumenep Bernuansa Keraton, Ajak Warga Ikut Lomba Foto Berhadiah
Polisi Sita 311 Pil Berlogo Y di Sumenep, Dua Orang Diperiksa
Maulid Nabi, Prof Achmad Muhlis Dorong Kebahagiaan Jadi Energi Berbagi
Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan
Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya
HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan
Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Stan Bappeda Sumenep Bernuansa Keraton, Ajak Warga Ikut Lomba Foto Berhadiah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Polisi Sita 311 Pil Berlogo Y di Sumenep, Dua Orang Diperiksa

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Maulid Nabi, Prof Achmad Muhlis Dorong Kebahagiaan Jadi Energi Berbagi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah

Berita Terbaru