TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar di Madura Mulai Juli 2026, Bangun 502 Sasaran Fisik dan Program Sosial

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADURA, NALARPOS.ID – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) akan menggelar program Karya Bakti Skala Besar di empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, selama dua bulan penuh mulai 1 Juli hingga 31 Agustus 2026.

Program yang berada di bawah tanggung jawab langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut menjadi salah satu kegiatan pengabdian dan pembangunan terbesar yang pernah dilaksanakan di Madura.

Dalam pelaksanaannya, ribuan prajurit TNI akan bekerja sama dengan masyarakat dan pemerintah daerah untuk membangun berbagai infrastruktur, meningkatkan pelayanan kesehatan, memperbaiki lingkungan, serta melaksanakan sejumlah program sosial kemasyarakatan.

Berdasarkan data sementara, terdapat 502 sasaran fisik yang akan dikerjakan selama kegiatan berlangsung. Sasaran tersebut meliputi pembangunan dan rehabilitasi 33 jembatan, 47 sumur bor, 20 tempat ibadah, 400 unit rumah tidak layak huni (RTLH) dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta dua sekolah yang tersebar di empat kabupaten di Madura.

Selain pembangunan fisik, TNI AD juga menyiapkan berbagai program nonfisik yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Program tersebut antara lain operasi katarak gratis bagi 355 pasien, donor darah dengan target 1.000 kantong, khitan massal untuk 300 anak, bakti kesehatan bagi 400 peserta, bakti lingkungan di 200 titik, serta operasi bibir sumbing untuk empat pasien.

Sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan, TNI AD juga akan melaksanakan gerakan penghijauan melalui penanaman 2.000 pohon trembesi di sejumlah lokasi strategis di Madura.

Dari empat kabupaten yang menjadi lokasi kegiatan, Kabupaten Sumenep menjadi wilayah dengan jumlah sasaran terbanyak, yakni 142 titik. Selanjutnya Kabupaten Pamekasan sebanyak 124 titik, Kabupaten Bangkalan 123 titik, dan Kabupaten Sampang 113 titik.

Meski demikian, jumlah sasaran tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah. Saat ini, jajaran TNI bersama pemerintah daerah dan unsur terkait masih melakukan pendataan serta verifikasi kebutuhan masyarakat di lapangan.

Penambahan sasaran fisik maupun nonfisik dimungkinkan dilakukan menyesuaikan kebutuhan riil masyarakat di masing-masing daerah agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas.

Rencananya, upacara pembukaan Karya Bakti Skala Besar TNI AD 2026 akan dipusatkan di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Agung Ronggo Sukowati, Pamekasan. Kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri ribuan peserta yang terdiri atas unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta warga dari berbagai wilayah di Madura.

Sejumlah perwira tinggi TNI juga dijadwalkan hadir dalam kegiatan yang diproyeksikan menjadi perhatian nasional tersebut.

Karya Bakti TNI AD merupakan salah satu program yang selama ini menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui program itu, TNI tidak hanya menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan daerah, pelayanan sosial, dan kegiatan kemanusiaan.

Menjelang pelaksanaannya, antusiasme masyarakat mulai terlihat. Program tersebut dinilai mampu memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari akses air bersih, hunian layak, fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pelestarian lingkungan.

Dengan mengusung semangat “Bersama Rakyat TNI Kuat”, Karya Bakti Skala Besar TNI AD 2026 diharapkan mampu memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat sekaligus mendorong pembangunan yang lebih merata di wilayah Madura.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya
Plt Direktur RSUD Sumenep Erliyati Dianugerahi Brevet Kehormatan oleh TNI AL
Disdik Sumenep Dorong Pelajar Ikuti Lomba Menulis Surat untuk Bupati
125 Hari Tanpa Jeda, Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Berbagi kepada Warga
Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Modal Usaha Rp 200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep
Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SD di Sumenep, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Ratusan Karyawan CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan Terima BLT DBHCHT Rp600.000
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Plt Direktur RSUD Sumenep Erliyati Dianugerahi Brevet Kehormatan oleh TNI AL

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Disdik Sumenep Dorong Pelajar Ikuti Lomba Menulis Surat untuk Bupati

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:51 WIB

125 Hari Tanpa Jeda, Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Berbagi kepada Warga

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Modal Usaha Rp 200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep

Berita Terbaru