Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah, Kunci Pembangunan Sumenep Berkelanjutan

Minggu, 29 Juni 2025 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kolaborasi Bappeda bersama Mahasiswa Kawal Pembangunan Daerah Berkelanjutan.

Foto. Kolaborasi Bappeda bersama Mahasiswa Kawal Pembangunan Daerah Berkelanjutan.

SUMENEP | NALARPOS.ID — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam mengawal agenda pembangunan daerah, khususnya di masa transisi perencanaan strategis jangka menengah.

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU, menegaskan bahwa mahasiswa adalah elemen penting pembangunan. Mereka dipandang sebagai agen perubahan yang mampu menyumbangkan gagasan kritis demi kemajuan daerah.

“Mahasiswa merupakan aset berharga bagi pembangunan. Karena itu, partisipasi aktif mereka sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan Sumenep,” kata Arif saat menjadi narasumber Kongres VI Aliansi BEM Sumenep di Institut Kariman Wirayuda (INKADHA), Minggu (29/6/2025).

Arif menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sumenep saat ini tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD. Dokumen tersebut akan menjadi arah strategis pembangunan Sumenep dalam lima tahun mendatang.

Ia berharap mahasiswa tidak hanya memahami arah pembangunan di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten, tetapi juga mengetahui prioritas pembangunan Sumenep lima tahun ke depan.

“Ide, masukan, dan bahkan kritik dari mahasiswa sangat penting untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Arif, mahasiswa harus menjadi pengawal sekaligus mitra kritis yang konstruktif. Peran mereka tidak hanya sekadar mengkritisi, tetapi juga memberikan solusi dan kontribusi nyata dalam proses pembangunan.

“Sinergi antara mahasiswa dan pemerintah sangat diperlukan demi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Mahasiswa bisa menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan aspirasi dan kebutuhan yang riil,” ujarnya.

Arif juga menilai, keterlibatan mahasiswa akan memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan daerah. Semakin aktif peran mahasiswa, semakin kuat pula kontrol publik terhadap pelaksanaan program pembangunan.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk berdialog dan ikut dalam proses pembangunan daerah,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kembali Masuk KEN 2026, Festival Tong-Tong Sumenep Bidik Dampak Ekonomi
Enam Anggota JSI Lulus UKW Unitomo, Seluruh Wartawan Dinyatakan Kompeten
29 dari 30 Peserta UKW Unitomo Surabaya Dinyatakan Kompeten
Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan
FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Komunikasi Krisis
Diduga Aniaya Istri dan Ancam Bunuh Anak, Pria di Sumenep Diamankan Polisi
Diikuti 119 Pelajar, Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep Dorong Kompetensi Siswa SMA/MA
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:26 WIB

Kembali Masuk KEN 2026, Festival Tong-Tong Sumenep Bidik Dampak Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Enam Anggota JSI Lulus UKW Unitomo, Seluruh Wartawan Dinyatakan Kompeten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:31 WIB

29 dari 30 Peserta UKW Unitomo Surabaya Dinyatakan Kompeten

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Komunikasi Krisis

Berita Terbaru