Sengketa Pilkada Sumenep Memanas, KPU Siap Buktikan Hasil Pemilihan

Rabu, 15 Januari 2025 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Abdul Aziz, Komisioner KPU Sumenep Divisi Teknis Penyelenggara

Foto. Abdul Aziz, Komisioner KPU Sumenep Divisi Teknis Penyelenggara

SUMENEP | SUMEKAR.ID — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan guna menghadapi sidang sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Diketahui, dalam petitum gugatannya, pasangan calon (Paslon) Final meminta MK membatalkan Keputusan KPU Sumenep Nomor 2627 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep tertanggal 25 Desember 2024.

Selain itu, pemohon juga meminta agar pasangan nomor urut 2, Ahmad Fauzi Wongsojudo dan Imam Hasyim, didiskualifikasi serta menetapkan paslon nomor urut 1 sebagai bupati dan wakil bupati terpilih.

Jika hal tersebut tidak dikabulkan, mereka mengajukan opsi pemungutan suara ulang (PSU) tanpa melibatkan paslon Fauzi-Hasyim.

Divisi Teknis dan Penyelenggaraan KPU Sumenep, Abdul Aziz, menyampaikan bahwa pihaknya telah menelaah serta mempelajari permohonan yang diajukan paslon nomor urut 1.

Menurutnya, KPU siap menghadapi sidang dengan menyiapkan bukti-bukti yang diperlukan.

“Kami menghargai pengajuan gugatan yang dilakukan oleh paslon nomor urut 1. Namun, nanti kami akan membuktikan mana yang sesuai dengan fakta dan mana yang tidak,” ujar Aziz.

Ia menambahkan bahwa KPU Sumenep hanya bertugas membuktikan data yang dimiliki, sementara keputusan akhir tetap berada di tangan MK.

“Tugas kami adalah menyajikan bukti, begitu juga dengan paslon nomor urut 1 yang harus membuktikan klaim mereka di hadapan majelis hakim,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Malapraktik Dokter Tatik Sulistyowati Mulai Ditindaklanjuti Polisi
APHT Guluk-Guluk Mulai Gerakkan Ekonomi Warga, UMKM Tumbuh dan Aktivitas Perdagangan Meningkat
Bupati Sumenep Lantik 31 Pejabat Administrator, Fauzi Tekankan Integritas dan Budaya Kerja Produktif
Bupati Sumenep Rotasi Sejumlah ASN, Fauzi: Pejabat yang Tak Berkinerja Akan Dievaluasi dalam Enam Bulan
Pengamat: Duet Emil Dardak–Lia Istifhama Berpotensi Jadi Poros Pilgub Jatim 2029
Lapas Pamekasan Gandeng Perusahaan Kembangkan Hortikultura, Warga Binaan Disiapkan Jadi Petani dan Wirausaha
Polresta Sumenep Bongkar Jaringan Sabu Asal Sampang, Tiga Tersangka Ditangkap dengan Barang Bukti 18 Gram
MPLS SMAN 2 Sumenep Libatkan Polri, dan BNN, Perkuat Karakter serta Kesadaran Hukum Siswa Baru
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:54 WIB

Kasus Dugaan Malapraktik Dokter Tatik Sulistyowati Mulai Ditindaklanjuti Polisi

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:07 WIB

APHT Guluk-Guluk Mulai Gerakkan Ekonomi Warga, UMKM Tumbuh dan Aktivitas Perdagangan Meningkat

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:41 WIB

Bupati Sumenep Lantik 31 Pejabat Administrator, Fauzi Tekankan Integritas dan Budaya Kerja Produktif

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:35 WIB

Bupati Sumenep Rotasi Sejumlah ASN, Fauzi: Pejabat yang Tak Berkinerja Akan Dievaluasi dalam Enam Bulan

Senin, 20 Juli 2026 - 22:12 WIB

Pengamat: Duet Emil Dardak–Lia Istifhama Berpotensi Jadi Poros Pilgub Jatim 2029

Berita Terbaru