Pendidikan Madura Naik Kelas, Universitas PGRI Sumenep Hadir sebagai Agen Perubahan

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr. Salamet dosen Universitas PGRI Sumenep sekaligus anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS).

Foto. Dr. Salamet dosen Universitas PGRI Sumenep sekaligus anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS).

SUMENEP | NALARPOS.ID — Kabupaten Sumenep mencatat tonggak sejarah baru dalam dunia pendidikan tinggi. STKIP PGRI Sumenep resmi melebur dengan Akademi Kesehatan Sumenep dan kini berubah status menjadi Universitas PGRI Sumenep, sesuai Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor: 605/B/O/2025.

Transformasi besar ini disambut antusias oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga insan akademik. Salah satunya, Dr. Salamet dosen Universitas PGRI Sumenep sekaligus anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) yang menyebut perubahan ini sebagai momentum strategis yang sangat dinanti.

“Ini bukan sekadar penggantian nama, tetapi menjadi tonggak sejarah penting bagi peningkatan kualitas dan daya saing pendidikan tinggi di Madura,” ujar Dr. Salamet, Sabtu (2/8/2025).

Menurutnya, penggabungan dua institusi pendidikan ini merupakan langkah cerdas dan visioner dalam menghadirkan kampus yang lebih kuat, relevan, dan kompetitif, baik di tingkat regional maupun nasional.

Ia menekankan bahwa kehadiran Universitas PGRI Sumenep akan membuka peluang lebih luas bagi masyarakat Madura, khususnya dalam bidang pendidikan dan kesehatan dua sektor yang dinilai vital dalam pengembangan sumber daya manusia.

“Dengan status universitas, kita berharap bisa melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian sosial tinggi,” tegasnya.

Sebagai anggota DPKS, Dr. Salamet juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara kampus, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjaga keberlangsungan dan kualitas universitas yang baru berdiri ini.

“Universitas harus menjadi agen perubahan. Maka sinergi dari semua elemen sangat dibutuhkan agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” jelasnya.

Dengan pengesahan resmi ini, Universitas PGRI Sumenep diharapkan mampu tumbuh sebagai pusat keunggulan pendidikan berbasis kearifan lokal yang adaptif terhadap dinamika global.

Kehadirannya diyakini akan memperkuat posisi Sumenep sebagai salah satu poros pendidikan tinggi di wilayah Madura dan sekitarnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SD di Sumenep, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Ratusan Karyawan CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan Terima BLT DBHCHT Rp600.000
DPRD Sumenep Bahas 9 Raperda, 8 Disepakati Lanjut ke Gubernur
Dr. Sri Roekminiati Raih IPK 4,00 pada Program Doktor Ilmu Administrasi Universitas Jember
116 Hari Tanpa Jeda, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Menyasar Warga
Pemkab Sumenep Rotasi 55 ASN, Sejumlah Jabatan Strategis di OPD Berganti
JSI Sumenep Siapkan Wartawan Hadapi UKW, Ujian Digelar Oktober 2026
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SD di Sumenep, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Ratusan Karyawan CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan Terima BLT DBHCHT Rp600.000

Rabu, 30 September 2026 - 15:47 WIB

DPRD Sumenep Bahas 9 Raperda, 8 Disepakati Lanjut ke Gubernur

Minggu, 27 September 2026 - 16:36 WIB

Dr. Sri Roekminiati Raih IPK 4,00 pada Program Doktor Ilmu Administrasi Universitas Jember

Berita Terbaru