KPU Sumenep Gelar FGD: Tingkatkan Akurasi DPT dan Partisipasi Pemilih

Selasa, 25 Februari 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Penyusunan Laporan Evaluasi Pelaksanaan Pilkada 2024.

Foto. Kegiatan Penyusunan Laporan Evaluasi Pelaksanaan Pilkada 2024.

SUMENEP | SUMEKAR.ID — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep menggelar Forum Group Discussion (FGD) untuk menyusun laporan evaluasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Acara yang berlangsung di El Malik Hotel pada Selasa (25/2/2025) ini bertujuan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang.

Ketua KPU Sumenep, Nurussyamsi, menegaskan bahwa meskipun Pilkada 2024 berjalan aman dan lancar, masih ada aspek yang perlu diperbaiki.

“Kami ingin mendapatkan masukan dari berbagai pihak agar pemilu selanjutnya semakin berkualitas. Selain itu, ada kemungkinan perubahan sistem pemilu yang harus diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Syamsi menekankan bahwa hasil evaluasi dari FGD ini akan menjadi dasar dalam merancang kebijakan perbaikan pemilu ke depan.

“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pemilu, baik dari aspek logistik, sosialisasi, maupun akurasi data pemilih agar pemilu selanjutnya lebih baik,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Komisioner KPU Sumenep, Malik Mustofa, menyoroti kompleksitas Pemilu 2024 yang mencakup pemilihan Presiden, DPR, DPD, serta Pilkada serentak.

“Salah satu isu utama yang kami bahas adalah tingkat partisipasi pemilih. Meski partisipasi dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur cukup tinggi, angka pemilih dalam Pilbup Sumenep mengalami sedikit penurunan,” ujarnya.

Malik juga menyoroti tantangan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar aktif menggunakan hak pilihnya. Selain itu, akurasi data pemilih menjadi perhatian utama dalam evaluasi kali ini.

“Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memastikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) lebih akurat. Salah satu permasalahan yang kami temui adalah masih adanya pemilih yang telah meninggal tetapi tetap terdaftar dalam DPT,” ungkapnya.

Diskusi ini juga menyoroti pentingnya sinergi antara KPU, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil dalam menciptakan pemilu yang transparan dan berintegritas.

“Peserta FGD mengusulkan agar kampanye lebih intensif dilakukan bagi pemilih pemula serta peningkatan sosialisasi di daerah dengan tingkat partisipasi rendah,” tutup Malik.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Pangkas Pokok Tunggakan PBB, Denda Administratif Dibebaskan
Maulid Nabi di BPBD Sumenep, Kamiluddin Ajak ASN Perkuat Kepedulian dan Pengabdian
Pembangunan Jembatan Matanair Sumenep Dianggarkan Rp705,6 Juta, Ditargetkan Rampung November
Sekda Sumenep Dorong ASN Tak Sekadar Disiplin, tetapi Juga Berani Berinovasi
Sekda Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa
JSI Apresiasi Petugas Kebersihan DLH Sumenep, di Balik Meriahnya Festival Ada Kerja Keras Mereka
Petugas DLH Sumenep Ikuti Rute Festival Tongtong, Bersihkan Sampah hingga Pagi
Baladewa Sabet Juara Umum Festival Musik Tongtong Se-Madura 2026
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:37 WIB

Pemkab Sumenep Pangkas Pokok Tunggakan PBB, Denda Administratif Dibebaskan

Jumat, 11 September 2026 - 00:05 WIB

Maulid Nabi di BPBD Sumenep, Kamiluddin Ajak ASN Perkuat Kepedulian dan Pengabdian

Kamis, 10 September 2026 - 14:21 WIB

Pembangunan Jembatan Matanair Sumenep Dianggarkan Rp705,6 Juta, Ditargetkan Rampung November

Rabu, 9 September 2026 - 16:59 WIB

Sekda Sumenep Dorong ASN Tak Sekadar Disiplin, tetapi Juga Berani Berinovasi

Rabu, 9 September 2026 - 16:21 WIB

Sekda Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa

Berita Terbaru