Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Keris sebagai Warisan Budaya Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, NALARPOS.ID – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan ekosistem budaya keris melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku budaya, komunitas, akademisi, dan sektor pariwisata.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Keris Sumenep Tahun 2026 yang digelar di ruang rapat Disbudporapar Sumenep, Senin (22/6/2026).

Forum tersebut menjadi wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus merumuskan langkah strategis dalam pelestarian dan pengembangan keris sebagai salah satu identitas budaya daerah.

Sekretaris Disbudporapar Sumenep, Akh Raisul Kawim, mengatakan penguatan ekosistem budaya keris harus diawali dengan pemahaman yang sama mengenai karakteristik dan identitas keris Sumenep, termasuk di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kita ingin karakteristik keris Sumenep dipahami oleh seluruh OPD. Sehingga ketika ada kunjungan tamu, pemberian suvenir, maupun kegiatan pertukaran cinderamata di tingkat nasional, identitas keris Sumenep bisa lebih ditonjolkan,” ujar Akh Raisul Kawim.

Menurut Kawim, pemahaman yang kuat terhadap ciri khas keris Sumenep penting untuk menghindari kesalahpahaman dalam memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas.

Selain itu, langkah tersebut dinilai mampu memperkuat citra Kabupaten Sumenep sebagai salah satu pusat budaya keris di Indonesia.

“Ketika identitas keris Sumenep semakin dikenal dan dipahami, maka citra budaya daerah juga akan semakin kuat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, pemilik Helmi Art Museum, Helmi, mengapresiasi langkah Disbudporapar yang terus membuka ruang dialog dan kolaborasi dalam pengembangan budaya keris.

Menurut dia, sinergi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan budaya keris di tengah perkembangan zaman.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Disbudporapar yang terus membuka ruang dialog dan kolaborasi. Ini merupakan langkah positif untuk memperkuat ekosistem budaya keris agar tetap lestari dan berkembang,” ujarnya.

Helmi menilai pelestarian keris tidak cukup hanya dilakukan melalui perawatan benda pusaka semata. Penguatan ekosistem budaya keris juga perlu didukung dengan pembinaan perajin, promosi yang berkelanjutan, edukasi kepada generasi muda, serta pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya.

“Keris menjadi simbol peradaban dan kearifan lokal masyarakat Madura. Karena itu, pelestariannya harus menjadi tanggung jawab bersama agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi mendatang,” kata Helmi.

Melalui koordinasi tersebut, Disbudporapar berharap pengembangan budaya keris tidak hanya berorientasi pada pelestarian warisan budaya, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi sektor pendidikan, ekonomi kreatif, dan pariwisata di Kabupaten Sumenep.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan
Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya
HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan
Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti
HUT ke-81 RI, Pemkab Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Persatuan
Salawat Nabi dan Indonesia Raya Menggema di Taneyan Lanjang Pocang Temor
Dikukuhkan, Paskibraka Sumenep 2026 Diminta Tak Sekadar Jadi Petugas Upacara
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:59 WIB

HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti

Berita Terbaru