Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP | NALARPOS.ID Gemerlap lampu hiburan malam tak sepenuhnya mampu menutupi sisi gelap yang masih membayangi Kabupaten Sumenep.

Di balik kilau cahaya dan dentum musik, dugaan praktik ilegal seperti pesta minuman keras (miras) kerap menjadi ancaman bagi ketertiban dan kondusivitas masyarakat.

Di penghujung tahun 2025, di bawah kepemimpinan Kapolres Sumenep saat itu, AKBP Rivanda, Polres Sumenep menggelar operasi cipta kondisi.

Operasi tersebut bukan sekadar penertiban rutin, melainkan bagian dari upaya serius penegakan hukum yang kini menjadi ujian awal bagi Kapolres baru, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., yang baru beberapa pekan menjabat.

Salah satu titik sorotan utama dalam operasi tersebut adalah Cafe Mr. Ball yang berlokasi di Dusun Gedungan Timur, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan. Tempat hiburan malam yang selama ini dikenal rawan pelanggaran itu menjadi sasaran patroli dan razia aparat kepolisian.

Berdasarkan data yang dihimpun, Mr. Ball diketahui mengantongi izin usaha sebagai kafe dan restoran. Namun dalam praktiknya, lokasi tersebut diduga digunakan untuk aktivitas hiburan malam yang kerap disertai pesta miras, sehingga memicu keresahan warga.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Sumenep AKP Anwar Subagyo, S.H., didampingi Kasat Samapta AKP Taufik Hidayat, S.H., serta Kasat Reskrim AKP Agus Rusdyanto, S.H., dengan melibatkan personel gabungan dari sejumlah satuan.

Pada era kepemimpinan AKBP Rivanda, Polres Sumenep dikenal bersikap tegas dan minim kompromi dalam menertibkan hiburan malam. Lokasi yang terbukti menjadi sarang peredaran miras maupun narkoba tidak dibiarkan beroperasi tanpa pengawasan ketat.

Patroli terukur, razia mendadak, serta penegakan hukum yang konsisten membentuk citra bahwa Sumenep bukan ruang bebas bagi aktivitas ilegal.

Standar tersebut kini menjadi tolak ukur bagi kepemimpinan AKBP Anang Hardiyanto. Sejak awal menjabat, ia langsung dihadapkan pada dugaan pesta miras di Mr. Ball & Lounge. Publik pun menaruh perhatian besar terhadap langkah awal Kapolres baru tersebut, menunggu sejauh mana ketegasan yang akan diambil demi menjaga moral, ketertiban, dan keamanan masyarakat. Sorotan juga datang dari kalangan aktivis.

Andriyadi, aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM), menegaskan pentingnya tindakan nyata dari aparat penegak hukum.

“Kami ingin melihat tindakan nyata. Jangan sampai ada kesan aparat abai terhadap aktivitas yang merusak generasi muda,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).

Ia menambahkan, penindakan tidak cukup hanya sebatas peringatan, mengingat sejumlah tempat hiburan malam dinilai kerap mengulangi pelanggaran secara berkelanjutan.

“Hiburan malam yang tak terkendali ini menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang serius. Kepolisian harus tegas menjaga kepentingan publik dan keselamatan masyarakat, terutama generasi muda di Kabupaten Keris,” tegasnya.

Razia malam tersebut menjadi penanda awal perjalanan kepemimpinan AKBP Anang Hardiyanto di Kabupaten Sumenep. Publik kini menunggu langkah lanjutan kepolisian, tidak hanya terkait dugaan pesta miras di Mr. Ball, tetapi juga dalam membongkar berbagai praktik ilegal lain yang merugikan masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto melalui Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menyampaikan bahwa patroli rutin terus dilakukan, termasuk ke lokasi hiburan malam.

“Polres Sumenep sudah selalu mengarahkan petugas untuk melakukan patroli ke sana. Sekarang juga sudah berkurang. Orang-orang sudah tidak seperti dulu,” ujar AKP Widiarti saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (28/1/2026).

Menanggapi informasi terkait kehadiran DJ dan ramainya pengunjung, AKP Widiarti menegaskan bahwa hiburan tetap diperbolehkan selama tidak disertai pelanggaran hukum.

“Kasihan masyarakat Sumenep kalau tidak boleh hiburan sama sekali. Yang penting tidak ada miras,” ujarnya.

Ia menambahkan, patroli rutin dilakukan setiap malam oleh personel gabungan dan utamanya malam minggu. Dalam beberapa kesempatan, petugas menemukan adanya pesta miras dan langsung memberikan teguran, bahkan pernah dilakukan tes urine, namun hasilnya negatif.

“Kami komitmen menjaga situasi agar sumenep tetap kondusif,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pewarta masih belum memperoleh akses untuk mengonfirmasi pengelola maupun pemilik Cafe Mr. Ball terkait dugaan pesta miras.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Sumenep Dorong Kemajuan Teknologi Digital Lewat RME
Gelar Rapat Paripurna, DPRD Sumenep Tetapkan Propemperda Tahun 2026
Sertifikasi Bibit Kelapa Dalam di Sumenep, 348 Ribu Benih Disiapkan untuk Petani Madura
Kasus Arisan Get di Sumenep Berujung Laporan Polisi, Pelapor Klaim Diperas Rp120 Juta
Sidang Sengketa Lahan Jadi Sorotan, PN Sumenep Tegaskan Integritas Peradilan
KMP DBS III Kembali Berlayar, Warga Kepulauan Sumenep Sambut Antusias
Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi
APDESI Apresiasi Bupati, Publikasi Desa Dorong Transparansi Gampong
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:03 WIB

Komisi IV DPRD Sumenep Dorong Kemajuan Teknologi Digital Lewat RME

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:32 WIB

Gelar Rapat Paripurna, DPRD Sumenep Tetapkan Propemperda Tahun 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:45 WIB

Sertifikasi Bibit Kelapa Dalam di Sumenep, 348 Ribu Benih Disiapkan untuk Petani Madura

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:41 WIB

Kasus Arisan Get di Sumenep Berujung Laporan Polisi, Pelapor Klaim Diperas Rp120 Juta

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sidang Sengketa Lahan Jadi Sorotan, PN Sumenep Tegaskan Integritas Peradilan

Berita Terbaru