Bappeda Sumenep Soroti Infrastruktur dan DBH Migas di Forum RKPD Jatim 2026

Jumat, 31 Januari 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. RKPD Jatim 2026.

Foto. RKPD Jatim 2026.

SUMENEP, nusainsider.com Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU, menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Jawa Timur di Shangri-La Hotel Surabaya, Jumat (31/01/2025), dan diikuti 29 instansi. Peserta terdiri dari perangkat daerah lingkup Pemprov Jatim, Bappeda kabupaten/kota, akademisi, ormas, organisasi keagamaan, kepemudaan, mitra pembangunan, hingga lembaga semi pemerintah.

Forum Konsultasi Publik ini bertujuan menjaring aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan pembangunan, guna memperkaya masukan terhadap penyusunan RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, Ir. Mohammad Yasin, melalui Kepala Bidang Pembangunan, memaparkan isu-isu prioritas di berbagai sektor.

Bidang prasarana wilayah misalnya, fokus pada pengelolaan sistem irigasi partisipatif, pengembangan SPAM regional, penanganan desa rawan kekeringan, penyediaan akses sanitasi layak, pengelolaan kawasan kumuh, pengolahan persampahan, hingga sistem peringatan dini bencana.

Sementara di bidang perekonomian dan sumber daya alam, kebijakan diarahkan pada peningkatan daya saing investasi, promosi perdagangan, pemanfaatan energi baru terbarukan, penguatan akses permodalan bagi UMKM, serta pengembangan pusat agropolitan.

Adapun bidang pemerintahan dan pembangunan manusia menitikberatkan pada peningkatan kualitas tenaga pendidik, penguatan fasilitas kesehatan, pengembangan Millennial Job Center, pemberdayaan perempuan, perlindungan hak anak, hingga program “Jatim Berdaya”.

“Forum ini diharapkan dapat memperkuat perencanaan pembangunan agar lebih inklusif, transparan, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mengintegrasikan prioritas nasional dan daerah,” ujar Mohammad Yasin dalam diskusi panel.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menyambut baik forum tersebut sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mendorong pembangunan yang merata.

Dalam forum itu, Arif menekankan pentingnya partisipasi publik dalam perencanaan pembangunan. Menurutnya, pembangunan akan lebih tepat sasaran jika dilandasi aspirasi nyata masyarakat.

Ia juga menyoroti kondisi geografis Sumenep yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan.

Tantangan besar menurutnya adalah penyediaan infrastruktur dasar dan konektivitas yang layak, guna mendukung mobilitas masyarakat dan pemerataan pembangunan.

Selain itu, Arif menyinggung soal pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) Migas. Ia menilai formulasi pembagian anggaran perlu ditinjau ulang, agar daerah penghasil, termasuk Sumenep, memperoleh porsi yang lebih adil dan signifikan.

“Forum ini menjadi momentum penting menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah, provinsi, dan nasional. Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan pemerintah, tetapi juga sinergi dengan masyarakat, dunia usaha, dan akademisi,” tegasnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara Forum Konsultasi Publik RKPD Jatim 2026. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep dipercaya mewakili seluruh Bappeda kabupaten/kota untuk menandatangani dokumen resmi hasil forum.

“Marilah kita terus mengintegrasikan pemikiran untuk mempercepat pembangunan, mewujudkan Sumenep dan Jawa Timur yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Arif.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Catat Mayoritas Indikator Mutu di Atas 90 Persen pada Semester I 2026
MR Ball dan JBL Buktikan Eksistensi, Rayakan Anniversary Bersama Mitra dan Pelanggan
Maharaya Festival Sumenep Hadirkan Panggung Tari Sepanjang 1,5 Kilometer
Bupati Sumenep Kukuhkan 25 Pejabat Administrator, Perkuat Kinerja Birokrasi dan Pelayanan Publik
Rubaru Agro Fest 2026 Jadi Etalase Pertanian Sumenep, Pemkab Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Lebih Luas
BIP Klarifikasi Polemik Bantuan Rp 2 Miliar untuk Griya Lansia Malang, Sebut Tak Pernah Membatalkan Komitmen
DKPP Sumenep Salurkan Bantuan Benih Tembakau Rp 2,1 Miliar kepada 20 Kelompok Tani
Tiga Rumah dan Kandang Sapi di Sumenep Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 150 Juta
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:45 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Catat Mayoritas Indikator Mutu di Atas 90 Persen pada Semester I 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:34 WIB

MR Ball dan JBL Buktikan Eksistensi, Rayakan Anniversary Bersama Mitra dan Pelanggan

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:06 WIB

Maharaya Festival Sumenep Hadirkan Panggung Tari Sepanjang 1,5 Kilometer

Senin, 13 Juli 2026 - 18:31 WIB

Bupati Sumenep Kukuhkan 25 Pejabat Administrator, Perkuat Kinerja Birokrasi dan Pelayanan Publik

Senin, 13 Juli 2026 - 10:41 WIB

Rubaru Agro Fest 2026 Jadi Etalase Pertanian Sumenep, Pemkab Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Lebih Luas

Berita Terbaru