Ansor Jatim Apresiasi Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Jaringan Internasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, NALARPOS.ID – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, mengapresiasi keberhasilan Bea Cukai Republik Indonesia bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggagalkan penyelundupan 3.371,4 kilogram atau sekitar 3,37 ton ganja jaringan internasional asal Thailand.

Menurut Musaffa, pengungkapan tersebut merupakan bukti keseriusan aparat dalam memerangi peredaran narkotika yang mengancam generasi muda Indonesia.

“Keberhasilan ini merupakan bentuk nyata penyelamatan jutaan anak bangsa dari ancaman narkotika. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea Cukai dan BNN RI atas kerja profesional, sinergis, dan tanpa kompromi dalam membongkar jaringan internasional ini,” kata Musaffa dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).

Pengungkapan kasus itu merupakan hasil operasi gabungan Bea Cukai dan BNN RI. Dalam operasi tersebut, petugas membongkar modus penyelundupan dengan menyembunyikan ganja di dalam koper dan gulungan matras lateks atau false concealment.

Pengembangan penyelidikan dilakukan hingga Gresik, Jawa Timur, dan Purwakarta, Jawa Barat. Dari operasi tersebut, aparat mengamankan barang bukti sebanyak 3,37 ton ganja yang diperkirakan dapat menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Musaffa menegaskan, perang terhadap narkoba harus dilakukan secara konsisten tanpa memberi ruang bagi para pelaku.

Menurut dia, siapa pun yang menjadikan generasi muda sebagai sasaran bisnis narkotika merupakan ancaman bagi masa depan bangsa.

Karena itu, GP Ansor Jawa Timur mendukung langkah aparat penegak hukum untuk memburu dan memutus seluruh mata rantai jaringan narkotika, mulai dari pelaku di lapangan hingga pihak yang diduga menjadi pengendali jaringan.

Selain itu, Musaffa mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kader GP Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser), untuk memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Menjaga generasi dari narkotika adalah ikhtiar menjaga masa depan Indonesia. Tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi bandar narkoba di negeri ini. Melindungi generasi bangsa adalah harga mati,” ujarnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan
Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya
HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan
Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti
HUT ke-81 RI, Pemkab Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Persatuan
Salawat Nabi dan Indonesia Raya Menggema di Taneyan Lanjang Pocang Temor
Dikukuhkan, Paskibraka Sumenep 2026 Diminta Tak Sekadar Jadi Petugas Upacara
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:59 WIB

HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti

Berita Terbaru