Bappeda Sumenep Kembali Raih Juara 1 Stand Terbaik Pameran Pembangunan MNV 2026

Jumat, 4 September 2026 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, NALARPOS.ID – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep kembali meraih peringkat pertama sebagai stand terbaik dalam Pameran Pembangunan yang menjadi bagian dari rangkaian Madura Night Vaganza (MNV) 2026.

Pengumuman pemenang disampaikan di atas panggung usai pelaksanaan Madura Bersholawat di GOR A. Yani Pangligur, Sumenep, Kamis (3/9/2026) malam.

Bappeda Sumenep menempati posisi pertama. Sementara peringkat kedua diraih Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB), disusul Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di posisi ketiga.

Posisi keempat ditempati Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), peringkat kelima Dinas Perikanan, dan peringkat keenam RSUD H. Moh. Anwar Sumenep.

Capaian tersebut tidak terlepas dari konsep stan Bappeda yang memadukan informasi pembangunan dengan unsur budaya lokal serta berbagai kegiatan interaktif bagi masyarakat.

Dalam pameran tersebut, Bappeda mengangkat konsep Keraton dan Pendopo Sumenep sebagai identitas utama stan.

Konsep itu memadukan unsur sejarah dan budaya lokal dengan informasi mengenai perencanaan, capaian, serta arah pembangunan Kabupaten Sumenep.

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., mengatakan konsep Pendopo dipilih karena memiliki nilai filosofis sebagai ruang berkumpul, bermusyawarah, menyampaikan aspirasi, dan membangun kesepakatan.

Nilai tersebut, kata dia, sejalan dengan proses perencanaan pembangunan yang membutuhkan koordinasi dan partisipasi berbagai pihak.

Sementara Keraton Sumenep menjadi representasi sejarah, identitas, dan kearifan lokal masyarakat Sumenep.

“Pendopo merupakan ruang untuk berkumpul, bermusyawarah dan menyampaikan aspirasi. Nilai itu sejalan dengan proses perencanaan pembangunan yang membutuhkan partisipasi dan kesepakatan bersama,” ujar Arif.

Arif menegaskan, keikutsertaan Bappeda dalam Pameran Pembangunan bukan semata-mata untuk mendapatkan penghargaan.

Menurut dia, pameran menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk membuka akses informasi pembangunan kepada masyarakat.

“Tujuan utama kami bukan untuk mendapatkan juara, tetapi bagaimana masyarakat bisa datang, melihat dan memahami apa yang sudah dilakukan pemerintah, termasuk bagaimana arah pembangunan Sumenep ke depan,” katanya.

Ia mengaku bersyukur atas penghargaan yang kembali diraih Bappeda. Namun, apresiasi tersebut dinilai sebagai hasil dari kerja bersama seluruh jajaran.

“Kalau kemudian mendapat apresiasi dan menjadi stand terbaik, tentu kami bersyukur. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana informasi pembangunan bisa tersampaikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Stan Bappeda menyajikan berbagai informasi strategis mengenai pembangunan Kabupaten Sumenep.

Sejumlah materi yang ditampilkan antara lain delapan program unggulan periode 2025-2029, capaian indikator pembangunan, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK), aplikasi e-Stunting, E-SAKIP, hingga Peti Koin Bermantara.

Berbagai indikator pembangunan juga ditampilkan, seperti tingkat pengangguran terbuka, persentase penduduk miskin, pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Indeks Gini.

Selain capaian, masyarakat juga diperkenalkan dengan arah pembangunan Sumenep dalam lima tahun mendatang.

Informasi tersebut mencakup peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, guru ngaji dan guru madrasah melalui dukungan beasiswa, peningkatan pelayanan kesehatan, pengembangan kewirausahaan santri dan pemuda, pengembangan ekonomi kawasan, serta penguatan ekonomi berbasis desa.

Untuk sektor infrastruktur, pembangunan diarahkan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta keseimbangan antara wilayah daratan dan kepulauan.

Bappeda juga berupaya memperkenalkan kepada masyarakat bahwa pembangunan daerah memiliki tahapan perencanaan yang harus dilalui.

Melalui infografis, pengunjung dapat melihat tahapan penyusunan RKPD, mulai dari persiapan penyusunan rancangan awal, penyusunan rancangan awal, forum perangkat daerah, Musrenbang RKPD Kabupaten, perumusan rancangan akhir hingga penetapan RKPD.

“Setiap program pembangunan tentu melalui proses. Ada data, pembahasan, koordinasi dan tahapan yang harus dilalui. Kami ingin masyarakat memahami proses tersebut,” jelas Arif.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi mengenai hasil pembangunan, tetapi juga memahami proses yang dilakukan pemerintah sebelum sebuah program ditetapkan.

Untuk menarik minat pengunjung, Bappeda menghadirkan sejumlah kegiatan interaktif, seperti video booth gratis, kuis, pembagian hadiah, hingga lomba foto.

Masyarakat dapat menggunakan video booth untuk mengabadikan momen selama berada di stan Bappeda.

Bappeda juga menggelar lomba foto yang terbuka bagi masyarakat umum. Peserta dapat mengabadikan aktivitas, ornamen, suasana, maupun keunikan stan menggunakan smartphone.

Pengambilan foto berlangsung pada 26 Agustus hingga 3 September 2026. Karya kemudian diunggah melalui akun Instagram pribadi peserta dengan menandai akun @bappedasumenep.official dan menggunakan tagar yang telah ditentukan.

Lima pemenang dengan karya terbaik mendapatkan bingkisan dan dijadwalkan diumumkan pada 4 September 2026 pukul 20.00 WIB secara offline di Stan Bappeda.

Konsep stan Bappeda juga mendapat perhatian dari Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim saat melakukan kunjungan.

Wakil Bupati melihat langsung berbagai materi pembangunan, inovasi, serta aktivitas interaktif yang disiapkan Bappeda.

Penyajian informasi dengan memadukan konsep budaya, data pembangunan, kuis, dan kegiatan interaktif membuat materi pembangunan dapat disampaikan dengan cara yang lebih menarik kepada masyarakat.

Arif menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Bappeda yang terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan pameran.

Menurut dia, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama yang mengedepankan kekompakan dan kreativitas.

“Berkat kerja keras, kerja cerdas, kekompakan, kebersamaan dan semangat pengabdian, stan ini dapat terbangun, terselesaikan dan dimeriahkan acara setiap harinya,” ungkapnya.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Bappeda untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.

“Terima kasih semuanya. Tetap jaga kebersamaan, kekompakan dan semangat pengabdian. Bekerja bukan hanya tentang menyelesaikan tugas, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat dan keberkahan bagi sesama,” pungkas Arif.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Supervisi Fasilitatif Digelar di Desa Ambunten Tengah, Dorong Kader Posyandu Tingkatkan PHBS
APBD Perubahan 2026 Sumenep Alami Penyesuaian, Pendapatan Jadi Rp2,29 Triliun
Dinas Pendidikan Sumenep Perkuat Layanan Sekolah Inklusif
Soroti Dana Kredit Rp2.548 Triliun, Achsanul Qosasi Ungkap Tantangan Baru Gubernur BI
GP Ansor Rubaru Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Minta Penanganan Berpihak pada Korban
GLB Dikukuhkan di Batang-Batang, Mulyadi Dorong Organisasi Jadi Motor Aspirasi Masyarakat
Dukung Kesehatan Lansia, Mahasiswa KPM STIT Aqidah Usymuni Gelar Senam dan Layanan Kesehatan Gratis
Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Solusi atas Problem Pertanian
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:29 WIB

Bappeda Sumenep Kembali Raih Juara 1 Stand Terbaik Pameran Pembangunan MNV 2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:51 WIB

Supervisi Fasilitatif Digelar di Desa Ambunten Tengah, Dorong Kader Posyandu Tingkatkan PHBS

Kamis, 3 September 2026 - 13:34 WIB

APBD Perubahan 2026 Sumenep Alami Penyesuaian, Pendapatan Jadi Rp2,29 Triliun

Kamis, 3 September 2026 - 12:32 WIB

Dinas Pendidikan Sumenep Perkuat Layanan Sekolah Inklusif

Rabu, 2 September 2026 - 22:58 WIB

Soroti Dana Kredit Rp2.548 Triliun, Achsanul Qosasi Ungkap Tantangan Baru Gubernur BI

Berita Terbaru

Berita

Dinas Pendidikan Sumenep Perkuat Layanan Sekolah Inklusif

Kamis, 3 Sep 2026 - 12:32 WIB