Transparansi Dipertanyakan, BEMSU Kritik Penanganan Kasus Kokain di Sumenep

Sabtu, 18 April 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kritik BEM Sumenep atas Temuan  kokain

Foto. Kritik BEM Sumenep atas Temuan kokain

SUMENEP | NALARPOS.ID Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kabupaten Sumenep (BEMSU) menyoroti penanganan kasus penemuan narkotika jenis kokain di wilayah pesisir Sumenep yang dinilai tidak transparan.

Kritik tersebut mencuat seiring munculnya ketidakkonsistenan informasi terkait berat barang bukti serta batalnya konferensi pers resmi tanpa penjelasan memadai.

Sebelumnya, informasi yang beredar menyebutkan temuan kokain dengan berat sekitar 27,83 kilogram. Namun, dalam keterangan lain dijelaskan bahwa angka tersebut merupakan berat bruto, sementara berat bersih kokain berada di kisaran 22 kilogram.

Perbedaan penyajian data ini dinilai tidak disampaikan secara utuh kepada publik, sehingga memicu kebingungan dan spekulasi di tengah masyarakat.

Di tengah ketidakjelasan tersebut, publik juga dikejutkan dengan pembatalan konferensi pers yang telah dijadwalkan.

Padahal, agenda tersebut dianggap krusial mengingat besarnya kasus serta rencana kehadiran sejumlah pejabat tinggi untuk memberikan keterangan resmi. Pembatalan mendadak tanpa penjelasan terbuka dinilai semakin memperkeruh situasi.

BEMSU menilai, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran yang lebih luas. Penemuan kokain dalam jumlah besar bukanlah peristiwa biasa, melainkan indikasi adanya potensi keterlibatan jaringan narkotika yang lebih besar dan kompleks.

Oleh karena itu, penanganannya menuntut keterbukaan informasi, konsistensi data, dan akuntabilitas yang tinggi.

Ketidaksinkronan informasi serta minimnya komunikasi publik disebut mencerminkan adanya kelemahan serius dalam tata kelola penyampaian informasi. Di satu sisi, data yang tidak utuh membuka ruang tafsir yang beragam. Di sisi lain, absennya penjelasan resmi pada momen penting justru memperbesar kecurigaan publik.

“Kondisi ini berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Padahal, dalam penegakan hukum, kepercayaan publik adalah fondasi utama,” demikian disampaikan dalam pernyataan BEMSU.

Koordinator BEMSU, Salman Farid, menegaskan bahwa kasus ini menjadi ujian nyata bagi komitmen transparansi dan integritas aparat penegak hukum.

“Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik,” tegasnya

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reses di Tiga Kecamatan, Ketua Komisi III DPRD Sumenep Serap Aspirasi Warga Soal Jalan Rusak dan Sampah
LPTNU PCNU Sumenep Bahas Penguatan Mutu Perguruan Tinggi, Siapkan Pendirian UNU Sumenep
Ribuan Alumni Unej Padati Kampus Tegalboto dalam Jalan Gembira Nasional III
GP Ansor Sumenep Matangkan Persiapan Ansor Bershalawat 2026, PCNU Nyatakan Dukungan Penuh
Pemkab Sumenep-Baznas Perbaiki 66 Rumah Tak Layak Huni, Anggaran Capai Rp 1,089 Miliar
Danrem 084/Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Sumenep, Warga Kini Nikmati Akses Transportasi Lebih Mudah
MUI Sumenep Bekali Dai dengan Personal Branding agar Dakwah Lebih Dekat dengan Generasi Z
Ansor Jatim Apresiasi Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Jaringan Internasional
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:51 WIB

Reses di Tiga Kecamatan, Ketua Komisi III DPRD Sumenep Serap Aspirasi Warga Soal Jalan Rusak dan Sampah

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:51 WIB

LPTNU PCNU Sumenep Bahas Penguatan Mutu Perguruan Tinggi, Siapkan Pendirian UNU Sumenep

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:47 WIB

Ribuan Alumni Unej Padati Kampus Tegalboto dalam Jalan Gembira Nasional III

Senin, 6 Juli 2026 - 23:07 WIB

GP Ansor Sumenep Matangkan Persiapan Ansor Bershalawat 2026, PCNU Nyatakan Dukungan Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:43 WIB

Danrem 084/Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Sumenep, Warga Kini Nikmati Akses Transportasi Lebih Mudah

Berita Terbaru