Kasat Korcab Banser Medan Desak Polisi Segera Menangkap Pelaku Pengeroyokan Kader Banser Tangerang

Selasa, 30 September 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | NALARPOS.ID Medan Kecam aksi kekerasan sekelompok orang terhadap kader Ansor Banser Tangerang Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Medan mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku.

Hal tersebut disampaikan melalui Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasat Korcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Medan Dannil Sitorus Pane, Dalam pernyataan resminya menyebut Banser Kota Medan mengutuk keras tindakan biadab tersebut ia menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan dan jelas bertentangan dengan nilai kemanusiaan, hukum, serta ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.

“Peristiwa ini tidak hanya melukai sahabat Rida, tetapi juga melukai marwah seluruh kader Ansor-Banser se-Indonesia. Kami tidak akan tinggal diam ketika ada kader yang dizalimi,” ucapnya saat ditemuai awak media (Selasa 30/9/2015).

Pihaknya juga menyatakan solidaritas penuh keprihatinan kepada keluarga besar GP Ansor dan Banser Kota Medan, khususnya kepada sahabat Rida yang saat ini tengah berjuang memulihkan kondisi kesehatan.

Selain itu, ia mendesak aparat kepolisian, khususnya Polres Metro Tangerang Kota, agar menuntaskan kasus ini dengan cepat, transparan, dan adil.

“Pelaku penganiayaan harus dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku. Negara tidak boleh kalah dengan tindakan premanisme,” ujar , Kepala Satkorcab Banser Kota Medan tersebut.

Sebelumnya, hal senada juga disampaikan oleh Ketua PW GP Ansor Sumatera Utara Ketua PW GP Ansor Sumatera Utara Dr. H. Adlin Tambunan yang mengutuk kekerasan atas apa yang dilakukan sekelompok orang kepada salah seorang anggota Banser di Tangerang.

“Ansor dan Banser adalah garda terdepan dalam menjaga kerukunan dan keamanan sosial. Ketika ada kader menjadi korban kekerasan, itu menjadi alarm bagi kita semua untuk turut menyuarakan dukungan dan empati. Jangan biarkan kekerasan jadi alat menyelesaikan perbedaan,” tegasnya, Senin (29/9/2025).

Wakil Bupati Serdang Bedagai ini pun meminta agar aparat kepolisian bergerak cepat menangkap pelaku kekerasan tersebut dan membuka proses penyelidikan secara transparan dan adil.

“Kami meminta polisi segera menangkap seluruh pelaku. Proses hukum harus transparan dan adil. Tidak boleh ada yang ditutupi, apalagi melindungi pelaku,” tambahnya.

Adlin juga mengimbau kepada seluruh kader Ansor dan Banser di Sumut agar tetap tenang, menjaga kondusifitas, serta mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya pada aparat hukum.

“Kita tetap satu barisan, satu komando. Jangan ada yang tersulut emosi dan tetap jaga kekondusifan. Tapi sikap kita jelas, hukum harus ditegakkan. Kami akan terus mengawal kasus ini,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya insiden yang menimpa Rida kader Banser Tangerang viral di media sosial. Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula ketika Rida hendak bersalaman dengan Habib Bahar setelah acara pengajian. Namun langkahnya dicegah oleh pengawal dengan tuduhan hendak “menyolok mata” Habib Bahar.

Tuduhan itu langsung memicu keributan. Rida kemudian ditarik dan dikeroyok sejumlah orang. Ia menerima pukulan dan tendangan bertubi-tubi hingga terjatuh. Selain itu, telepon genggam dan sepeda motor miliknya juga ditahan oleh panitia.

Akibat pengeroyokan tersebut, Rida mengalami luka memar serius dan harus dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang. Keluarga korban sudah melaporkan kasus ini ke Polres Metro Tangerang dengan pendampingan LBH Ansor Banten.(IHB)

Facebook Comments Box

Penulis : DSP/IHB

Editor : Ilham

Sumber Berita: Kasatkorcab Banser Kota Medan

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reses di Tiga Kecamatan, Ketua Komisi III DPRD Sumenep Serap Aspirasi Warga Soal Jalan Rusak dan Sampah
LPTNU PCNU Sumenep Bahas Penguatan Mutu Perguruan Tinggi, Siapkan Pendirian UNU Sumenep
Ribuan Alumni Unej Padati Kampus Tegalboto dalam Jalan Gembira Nasional III
GP Ansor Sumenep Matangkan Persiapan Ansor Bershalawat 2026, PCNU Nyatakan Dukungan Penuh
Pemkab Sumenep-Baznas Perbaiki 66 Rumah Tak Layak Huni, Anggaran Capai Rp 1,089 Miliar
Danrem 084/Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Sumenep, Warga Kini Nikmati Akses Transportasi Lebih Mudah
MUI Sumenep Bekali Dai dengan Personal Branding agar Dakwah Lebih Dekat dengan Generasi Z
Ansor Jatim Apresiasi Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Jaringan Internasional
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:51 WIB

Reses di Tiga Kecamatan, Ketua Komisi III DPRD Sumenep Serap Aspirasi Warga Soal Jalan Rusak dan Sampah

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:51 WIB

LPTNU PCNU Sumenep Bahas Penguatan Mutu Perguruan Tinggi, Siapkan Pendirian UNU Sumenep

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:47 WIB

Ribuan Alumni Unej Padati Kampus Tegalboto dalam Jalan Gembira Nasional III

Senin, 6 Juli 2026 - 23:07 WIB

GP Ansor Sumenep Matangkan Persiapan Ansor Bershalawat 2026, PCNU Nyatakan Dukungan Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:43 WIB

Danrem 084/Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Sumenep, Warga Kini Nikmati Akses Transportasi Lebih Mudah

Berita Terbaru