Soroti Dana Kredit Rp2.548 Triliun, Achsanul Qosasi Ungkap Tantangan Baru Gubernur BI

Rabu, 2 September 2026 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, — Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair), Achsanul Qosasi, menyoroti sejumlah tantangan yang akan dihadapi Destry Damayanti setelah ditetapkan sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031.

Menurut Achsanul, kepemimpinan baru BI tidak cukup hanya berfokus pada menjaga stabilitas ekonomi. Bank sentral juga dituntut memperkuat bauran kebijakan agar dapat memberikan dukungan lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Achsanul menyusul keputusan DPR RI yang menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur BI dalam Rapat Paripurna, Selasa (1/9/2026).

Dalam rapat tersebut, DPR juga menetapkan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI. Ketiganya sebelumnya mengikuti uji kelayakan dan kepatutan pada 26-27 Agustus 2026.

Achsanul menilai Destry memiliki sejumlah gagasan yang perlu mendapat perhatian, khususnya terkait upaya memperkuat peran kebijakan moneter dalam mendorong aktivitas ekonomi.

“Menjaga stabilitas saja belum cukup. Bank sentral perlu memperkuat bauran kebijakan agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” kata Achsanul, mengutip gagasan yang disampaikan Destry saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan.

Dana Rp2.548 Triliun Belum Tersalurkan

Salah satu hal yang menjadi perhatian Achsanul adalah besarnya dana perbankan yang belum tersalurkan kepada sektor produktif.

Ia menyoroti data yang disampaikan dalam proses uji kelayakan, yakni terdapat dana perbankan yang belum tersalurkan sekitar Rp2.548 triliun, atau setara dengan 21,8 persen dari total plafon kredit.

Menurut Achsanul, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya ruang besar untuk memperkuat intermediasi perbankan, terutama dalam mendukung sektor usaha yang membutuhkan pembiayaan.

“Penguatan inklusi keuangan serta dorongan terhadap penyaluran kredit kecil akan menjadi game changer untuk menggerakkan sektor riil,” ujarnya.

Achsanul menilai optimalisasi fungsi intermediasi perbankan menjadi salah satu pekerjaan penting bagi kepemimpinan baru BI. Penyaluran kredit kepada sektor produktif, terutama usaha kecil dan menengah, dinilai dapat memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian.

Ia berharap kebijakan BI ke depan mampu menciptakan keseimbangan antara menjaga stabilitas ekonomi dan memberikan ruang bagi pertumbuhan.

Menurutnya, bauran kebijakan yang tepat akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen.

Dengan demikian, kata Achsanul, kepemimpinan Destry Damayanti tidak hanya akan diuji dari kemampuannya menjaga stabilitas moneter, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan BI dapat mendorong perputaran ekonomi dan memperkuat sektor riil.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GP Ansor Rubaru Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Minta Penanganan Berpihak pada Korban
GLB Dikukuhkan di Batang-Batang, Mulyadi Dorong Organisasi Jadi Motor Aspirasi Masyarakat
Dukung Kesehatan Lansia, Mahasiswa KPM STIT Aqidah Usymuni Gelar Senam dan Layanan Kesehatan Gratis
Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Solusi atas Problem Pertanian
Ansor Jatim Gelar Esports Championship di Tengah Muktamar ke-35 NU
Kapolresta Tuban Tegaskan Rotasi Pejabat Wujud Penyesuaian Tipologi dan Penyegaran Kinerja
Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Solusi atas Problem Pertanian
Stan UMKM di MCF #4 Sumenep Diduga Bertarif Rp25 Ribu per Malam
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:58 WIB

Soroti Dana Kredit Rp2.548 Triliun, Achsanul Qosasi Ungkap Tantangan Baru Gubernur BI

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

GP Ansor Rubaru Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Minta Penanganan Berpihak pada Korban

Rabu, 2 September 2026 - 22:36 WIB

GLB Dikukuhkan di Batang-Batang, Mulyadi Dorong Organisasi Jadi Motor Aspirasi Masyarakat

Rabu, 2 September 2026 - 13:58 WIB

Dukung Kesehatan Lansia, Mahasiswa KPM STIT Aqidah Usymuni Gelar Senam dan Layanan Kesehatan Gratis

Selasa, 1 September 2026 - 21:38 WIB

Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Solusi atas Problem Pertanian

Berita Terbaru