Sinergi Pemerintah dan SKK Migas Pulihkan Rumah Warga Sapudi Pascagempa

Selasa, 14 Oktober 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP | NALARPOS.ID — Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama SKK Migas Jabanusa serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), Kangean Energy Indonesia (KEI), dan Medco Energi Madura Offshore Pty. Ltd berkomitmen membantu warga Pulau Sapudi yang terdampak gempa bumi.

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama SKK Migas Jabanusa dan KKKS untuk membahas langkah konkret penanganan pascabencana. Fokus utama diarahkan pada percepatan perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa.

“Pada intinya, kami sudah rapat dengan SKK Migas Jabanusa dan KKKS terkait warga terdampak gempa. Alhamdulillah, sudah ada kepastian untuk membantu rumah-rumah korban,” ujar Wabup Imam Hasyim, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, hasil asesmen sementara menunjukkan sejumlah rumah di Pulau Sapudi mengalami kerusakan ringan hingga berat. Pemerintah daerah kini memetakan data tersebut sebagai dasar pelaksanaan bantuan yang akan diberikan bersama SKK Migas dan KKKS.

“Kami sudah memetakan rumah warga yang terdampak gempa dan telah menginformasikannya kepada SKK Migas Jabanusa serta KKKS agar segera dibantu. Mohon doa semoga pembangunan ini segera terealisasi,” tambahnya.

Wabup Imam Hasyim mengapresiasi kepedulian SKK Migas dan para KKKS yang sigap merespons kondisi masyarakat. Ia berharap sinergi lintas sektor ini dapat mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi warga Pulau Sapudi.

Sementara itu, dari pihak SKK Migas disampaikan bahwa kegiatan hulu migas tidak hanya berfokus pada pencapaian target produksi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar wilayah operasi.

Langkah cepat SKK Migas bersama KKKS di wilayah Sumenep untuk membantu warga terdampak gempa dinilai sebagai wujud nyata dari kepedulian dan empati terhadap masyarakat.

“Program tanggap bencana ini adalah bentuk komitmen kami bahwa industri hulu migas hadir tidak hanya untuk produksi, tapi juga untuk masyarakat,” ungkap perwakilan SKK Migas Jabanusa.

Gempa bumi yang mengguncang Kepulauan Sapudi beberapa waktu lalu menyebabkan puluhan rumah rusak. Sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman sambil menunggu bantuan dan proses perbaikan.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menargetkan proses rehabilitasi rumah warga terdampak dapat dimulai dalam waktu dekat. Tahapan awal akan difokuskan pada rumah dengan kerusakan berat agar masyarakat segera memiliki tempat tinggal layak kembali.

“Pemerintah bersama SKK Migas dan KKKS berupaya agar perbaikan segera dimulai. Kami berharap kerja sama ini membawa manfaat nyata bagi warga Sapudi,” pungkas Imam Hasyim. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Rif

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plt Direktur RSUD Sumenep Erliyati Dianugerahi Brevet Kehormatan oleh TNI AL
Disdik Sumenep Dorong Pelajar Ikuti Lomba Menulis Surat untuk Bupati
125 Hari Tanpa Jeda, Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Berbagi kepada Warga
Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Modal Usaha Rp 200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep
Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SD di Sumenep, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Ratusan Karyawan CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan Terima BLT DBHCHT Rp600.000
DPRD Sumenep Bahas 9 Raperda, 8 Disepakati Lanjut ke Gubernur
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Plt Direktur RSUD Sumenep Erliyati Dianugerahi Brevet Kehormatan oleh TNI AL

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Disdik Sumenep Dorong Pelajar Ikuti Lomba Menulis Surat untuk Bupati

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:51 WIB

125 Hari Tanpa Jeda, Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Berbagi kepada Warga

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Modal Usaha Rp 200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SD di Sumenep, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi

Berita Terbaru