Wiraswastawan Medan Kehilangan Rp37 Juta, ATM Hilang Diduga Digunakan Pelaku Pencurian

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | NALARPOS.ID -Seorang wiraswastawan di Medan bernama Ahmad Fauzi menjadi korban dugaan pencurian setelah saldo rekening BCA miliknya raib hingga Rp37 juta. Peristiwa ini dilaporkannya ke Polrestabes Medan dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/2706/VIII/2025/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.

Kasus bermula ketika Fauzi menyadari kartu ATM miliknya hilang. “Biasanya saya meletakkan dompet kecil berisi kartu di mobil. Selasa pagi saat hendak mengambil uang, kartu ATM sudah tidak ada. Saya tidak langsung blokir karena kadang kartu sering tertinggal di mesin ATM,” kata Fauzi.

Beberapa hari kemudian, tepatnya Jumat (8/8/2025) sekitar pukul 12.30 WIB, Fauzi membuka aplikasi m-BCA sebelum melaksanakan salat Jumat. Ia kaget melihat deretan transaksi mencurigakan berupa penarikan tunai yang tidak pernah dilakukannya.

Hasil pengecekan dari pihak Bank BCA menunjukkan bahwa penarikan dilakukan menggunakan kartu ATM di sejumlah mesin ATM yang tersebar di kawasan Medan Sunggal, antara lain di swalayan Alfamart Jalan Merak, Alfamidi, Indomaret Guru Patimpus, Indomaret Rajawali, hingga ATM BCA Gagak Hitam. Penarikan berlangsung berulang kali pada tanggal 7 dan 8 Agustus 2025.

“Saya menduga ada seseorang yang menemukan atau mengambil kartu ATM saya lalu menggunakannya. Lokasi penarikan juga tidak jauh dari tempat saya sering nongkrong di Jalan Garuda,” ungkap Fauzi.

Ia bahkan mengaku sempat teringat bahwa beberapa orang mengetahui PIN ATM miliknya karena disamakan dengan akses perangkat pribadi seperti Macbook dan aplikasi QRIS. “Dari situ saya mulai curiga,” ujarnya.

Atas kerugian Rp37 juta yang dialami, Fauzi meminta Polrestabes Medan segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap pelaku. Saat ini, laporan masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian. (LKPS)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen
Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball
Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku
ALARM Ingatkan Bahaya Hiburan Malam, Kapolres Baru Jadi Tumpuan Harapan
Pemanggilan Misterius Oknum Polisi, Jurnalis Sumenep Merasa Ditekan
Gudang, Barcode, dan SPBU: Skema Dugaan Mafia BBM Subsidi yang Menggurita di Sumenep
Bukti Chat hingga Video Siap Dibuka, BK DPRD Pamekasan Didesak Proses Aduan Pelanggaran
Senyum Tipis Redaksi: Ketika Kuasa Hukum Lupa Membaca di Tengah Skandal Oknum DPRD
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:24 WIB

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:41 WIB

Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:50 WIB

Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:09 WIB

ALARM Ingatkan Bahaya Hiburan Malam, Kapolres Baru Jadi Tumpuan Harapan

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:45 WIB

Pemanggilan Misterius Oknum Polisi, Jurnalis Sumenep Merasa Ditekan

Berita Terbaru