SKK Migas-KEI Salurkan Bantuan Peralatan UMKM dan Pertanian di Pulau Sapeken

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga Desa Paliat, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, menerima bantuan dari SKK Migas–Kangean Energy Indonesia (KEI) melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) tahun 2025. (NALARPOS/Humas KEI)

Sejumlah warga Desa Paliat, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, menerima bantuan dari SKK Migas–Kangean Energy Indonesia (KEI) melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) tahun 2025. (NALARPOS/Humas KEI)

NALARPOS.ID – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kangean Energy Indonesia (KEI) menyalurkan bantuan peralatan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta kelompok tani di Desa Paliat, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) tahun 2025.

Penyerahan bantuan dilakukan di Balai Desa Paliat dan dihadiri oleh perwakilan KEI bersama perangkat desa serta kelompok penerima manfaat.

Bantuan yang diberikan kepada pelaku UMKM berupa 17 unit mesin jahit manual, 46 meteran butterfly, 46 gunting benang, 184 pak jarum, 230 lusin benang, 46 gunting kain, enam mesin obras elektrik, 90 rol benang obras, dan 23 zipper bag.

Selain itu, untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, KEI juga menyalurkan lima unit mesin perontok padi kepada Kelompok Tani Lestari di desa setempat.

Manager Humas KEI, Kampoi Naibaho, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di wilayah operasi migas.

“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan kelompok tani di Desa Paliat. KEI akan terus konsisten melaksanakan program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, program serupa juga dilaksanakan di sejumlah desa lain di Kecamatan Sapeken sebagai bagian dari upaya memperluas dampak positif kegiatan SKK Migas–KEI di wilayah kepulauan.

Kampoi menjelaskan, program pengembangan UMKM dan pertanian disusun berdasarkan usulan masyarakat mulai dari tingkat dusun hingga kabupaten, yang kemudian dikoordinasikan bersama Forkopimda Sumenep.

“Setelah penjaringan aspirasi dari bawah, kami pastikan PPM ini tidak tumpang tindih dengan program pemerintah. Prinsip kami, setiap program harus tepat guna,” katanya menegaskan.

Salah satu penerima bantuan, Sanaton, warga Dusun Susunan, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan oleh SKK Migas dan KEI.

“Mesin dan perlengkapan ini akan sangat membantu meningkatkan hasil usaha jahit kami. Terima kasih atas kepeduliannya, semoga program seperti ini terus berlanjut,” ucapnya.

Sekretaris Desa Paliat, Saerno, menilai program tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan SKK Migas–KEI dan pemerintah desa dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan.

“Program ini juga memperkuat hubungan saling menguntungkan antara perusahaan dan warga di sekitar area operasi migas,” ujarnya. (*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen
Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial
Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa
Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball
Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku
Songennep FC Dorong Pembinaan Berkelanjutan Lewat Turnamen Futsal 2026
Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep
ALARM Ingatkan Bahaya Hiburan Malam, Kapolres Baru Jadi Tumpuan Harapan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:24 WIB

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:32 WIB

Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:41 WIB

Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:50 WIB

Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku

Berita Terbaru