Skandal di Arjasa, Oknum Perawat Diduga Ikut Aksi Perusakan Waterpark

Kamis, 6 November 2025 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP | NALARPOS.ID Aroma skandal mencuat dari Pulau Kangean. Seorang oknum perawat yang bertugas di Puskesmas Arjasa diduga terlibat dalam aksi perusakan dan pembakaran fasilitas wisata Waterpark Kangean yang sempat menghebohkan masyarakat setempat.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu malam (5/11/2025) dan mengakibatkan sejumlah fasilitas rusak parah. Dugaan keterlibatan tenaga kesehatan dalam peristiwa tersebut sontak memicu keprihatinan warga.

“Seharusnya tenaga kesehatan menjadi panutan, bukan justru mencoreng nama baik instansi,” ujar salah satu warga Arjasa yang enggan disebutkan namanya, Kamis (6/11/2025).

Insiden ini kini menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat Pulau Kangean. Banyak pihak menyayangkan tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum perawat tersebut, karena dinilai mencederai citra profesi medis yang selama ini dipercaya masyarakat sebagai pelayan kemanusiaan.

Masyarakat juga mendesak agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini secara transparan.

Mereka berharap proses hukum tidak pandang bulu, agar keadilan benar-benar ditegakkan dan menjadi pelajaran bagi siapa pun yang mencoba bertindak di luar batas.

“Kalau memang terbukti, tentu ini mencoreng kepercayaan publik terhadap tenaga kesehatan. Kami menunggu langkah tegas dari pihak kepolisian dan dinas kesehatan,” tambah warga lainnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Arjasa, Dini Martanti, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan salah satu stafnya dalam aksi perusakan tersebut.

Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan melalui pesan singkat dan panggilan telepon belum mendapat respons.

Pihak berwenang diminta tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga melakukan pembinaan internal agar kejadian serupa tidak terulang.

Publik menilai, ketegasan dan transparansi sangat penting untuk memulihkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi kesehatan di wilayah kepulauan itu.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap aparatur pelayanan publik, termasuk tenaga medis, memiliki tanggung jawab moral dan sosial yang besar. Tindakan tidak terpuji dari satu oknum bisa berdampak luas pada citra seluruh profesi dan instansi tempatnya bertugas.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemiskinan Itu Nyata, Tapi Datanya Selalu Diperdebatkan
Aktivis Madura dan Senator Ning Lia Kompak Desak Solusi Adil bagi Industri Rokok Lokal
Rokok “Papa Muda” Diduga Manipulasi Pita Cukai, Jaket Bertuliskan “Papa Muda” Milik Haji Ali Zaenal Abidin Jadi Sorotan
KKN UINSU Marihat Bukit Hidupkan Semangat Religi lewat Festival Anak Sholeh
HUT Perpusnas 45, Begini Pesan Soendi Malik
Habis Gelap, Terbitlah 404
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 16:36 WIB

Kemiskinan Itu Nyata, Tapi Datanya Selalu Diperdebatkan

Kamis, 6 November 2025 - 07:48 WIB

Skandal di Arjasa, Oknum Perawat Diduga Ikut Aksi Perusakan Waterpark

Senin, 3 November 2025 - 07:55 WIB

Aktivis Madura dan Senator Ning Lia Kompak Desak Solusi Adil bagi Industri Rokok Lokal

Sabtu, 1 November 2025 - 11:44 WIB

Rokok “Papa Muda” Diduga Manipulasi Pita Cukai, Jaket Bertuliskan “Papa Muda” Milik Haji Ali Zaenal Abidin Jadi Sorotan

Selasa, 26 Agustus 2025 - 22:02 WIB

KKN UINSU Marihat Bukit Hidupkan Semangat Religi lewat Festival Anak Sholeh

Berita Terbaru