Program MBG di Sumenep Tetap Sesuai Target, Isu Pengurangan Kuota Hoaks

Rabu, 19 Februari 2025 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP | SUMEKAR.ID Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep, Muhammad Khalilurrahman, menegaskan bahwa tidak ada pengurangan kuota penerima dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Keris.

Ia memastikan jumlah penerima MBG tetap sesuai target, yaitu 2.965 siswa dari 18 lembaga pendidikan di Sumenep.

“Jumlah penerima MBG tetap seperti yang ditentukan, tidak ada perubahan sedikit pun,” ujarnya, Rabu (19/02/2025).

Lembaga penerima manfaat berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Untuk jenjang PAUD, terdapat PAUD Al-Qadar, Melati, Aqidah Usymuni, TK Ashabus Sekkap, Al-Kautsar, Anggraini, dan Terate.

Sementara di jenjang SD, program ini mencakup SDN 2 Pamolokan, MIN 1, SDN Pandian 1, SDN 1 Pamolokan, dan SDN Pandian 5.

Adapun jenjang SMP dan SMA meliputi SMP Binar, MTsN Aqidah Usymuni, MTsN 1 Sumenep, SMP Miftahul Ulum, SMA Al-Azhar, dan MA Zainal.

Pria yang akrab disapa Bayor itu juga membantah isu pengurangan kuota penerima MBG menjadi hanya 150 siswa.

“Itu tidak benar. Jumlah penerima tetap sama, tidak ada perubahan,” tegasnya.

Meskipun begitu, ia mengakui ada kendala teknis dalam pelaksanaan program.

“Alat pemasak nasi kini sudah berfungsi dengan baik, dan program dapat dilanjutkan tanpa hambatan,” tambahnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial
Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep
FKP RKPD 2027 Digelar, Pemkab Sumenep Serap Aspirasi Pemangku Kepentingan
Membedah Masa Depan Sumenep: Bappeda dan Mahasiswa Bahas Arah Pembangunan
Potensi Energi Terbarukan Sumenep Digarap Serius, Bappeda Libatkan BRIN dan Akademisi
PKH Diduga Bermasalah di Sapeken, HIMPASS Soroti Penahanan Kartu dan Pungli
Pemkab Sumenep Mantapkan Program Pembangunan 2026, Infrastruktur hingga Kesehatan Jadi Sorotan
Program Gizi Anak Diduga Jadi Ladang Politik, Dear Jatim Adukan MBG Sumenep
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:54 WIB

Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:59 WIB

FKP RKPD 2027 Digelar, Pemkab Sumenep Serap Aspirasi Pemangku Kepentingan

Senin, 26 Januari 2026 - 11:34 WIB

Membedah Masa Depan Sumenep: Bappeda dan Mahasiswa Bahas Arah Pembangunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:29 WIB

Potensi Energi Terbarukan Sumenep Digarap Serius, Bappeda Libatkan BRIN dan Akademisi

Berita Terbaru