Program Indonesia Pintar 2025: Solusi Pendidikan untuk Keluarga Kurang Mampu

Senin, 3 Maret 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | SUMEKAR.ID — Pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) 2025 telah dimulai sejak Februari dan akan berlangsung hingga April 2025. Program ini bertujuan untuk membantu siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin dalam membiayai kebutuhan pendidikan mereka.

PIP mencakup siswa SD, SMP, SMA/SMK, serta jalur pendidikan non-formal seperti Paket A, Paket B, dan Paket C. Pemerintah berkomitmen untuk mencegah anak putus sekolah dan membantu mereka yang sudah putus sekolah agar dapat kembali melanjutkan pendidikan.

Besaran Bantuan PIP 2025

Setiap penerima PIP akan mendapatkan bantuan yang disesuaikan dengan jenjang pendidikannya, sebagai berikut:

  • Siswa SD/SDLB/Program Paket A
  1. Kelas I-V: Rp450.000 per tahun
  2. Kelas VI: Rp225.000 per tahun
  • Siswa SMP/SMPLB/Program Paket B
  1. Kelas VII-VIII: Rp750.000 per tahun
  2. Kelas IX: Rp375.000 per tahun
  • Siswa SMA/SMK/SMALB/Program Paket C
  1. Kelas X-XI: Rp1,8 juta per tahun
  2. Kelas XII: Rp900.000 per tahun

Cara Cek Penerima PIP 2025

Untuk mengetahui apakah Anda atau anak Anda termasuk penerima bantuan, ikuti langkah berikut:

  1. Kunjungi situs resmi pip.dikdasmen.go.id.
  2. Pilih menu “Cari Penerima PIP”
  3. Masukkan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) dan NIK (Nomor Induk Kependudukan)
  4. Masukkan kode captcha yang tersedia
  5. Klik “Cek Penerima PIP” untuk melihat status bantuan

Bantuan ini diberikan kepada siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan mereka yang berasal dari keluarga penerima PKH, KKS, anak yatim piatu, korban bencana alam, serta siswa yang telah putus sekolah dan ingin melanjutkan pendidikan.

Dengan PIP 2025, pemerintah berharap dapat meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan agar tetap bisa belajar tanpa terbebani biaya sekolah. Pastikan Anda mengecek status penerima sebelum batas pencairan berakhir!

Sumber berita https://fahum.umsu.ac.id/info

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen
Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial
Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa
Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball
Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku
Songennep FC Dorong Pembinaan Berkelanjutan Lewat Turnamen Futsal 2026
Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep
ALARM Ingatkan Bahaya Hiburan Malam, Kapolres Baru Jadi Tumpuan Harapan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:24 WIB

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:32 WIB

Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:41 WIB

Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:50 WIB

Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku

Berita Terbaru