OPINI : Bupati Sumenep dan Tantangan Pembangunan Infrastruktur Jalan

Senin, 24 Februari 2025 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Sahid Badri, Aktivis HMI Sumenep

Foto. Sahid Badri, Aktivis HMI Sumenep

OPINI | SUMEKAR.ID — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, kembali memimpin dengan harapan besar dari masyarakat, terutama dalam peningkatan infrastruktur jalan.

Selama beberapa tahun terakhir, kondisi jalan di berbagai desa dan kecamatan di Sumenep masih menjadi keluhan utama warga. Kepemimpinan Fauzi di periode ini menjadi ujian penting untuk membuktikan komitmennya dalam membangun akses jalan yang lebih baik dan merata.

Kita tidak ingin lagi mendengar Bupati Fauzi disebut sebagai “Panglima Jalan Lumpur Milenial” akibat rusaknya jalan berlumpur di kepulauan Sumenep.

Fenomena warga yang secara swadaya bergotong royong memperbaiki jalan, seperti yang terjadi di ruas jalan kabupaten di Desa Bataal Timur yang menghubungkan Kecamatan Lenteng, Ganding, dan Guluk-Guluk, serta ruas jalan Desa Matanair menuju Kota Sumenep, seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah daerah.

Hal ini menunjukkan bahwa infrastruktur yang memadai masih menjadi kebutuhan mendesak yang belum sepenuhnya terpenuhi.

Sejak awal menjabat, Fauzi telah menegaskan bahwa infrastruktur menjadi salah satu prioritasnya. Beberapa proyek perbaikan jalan telah mulai dilakukan, terutama di wilayah perkotaan dan jalur utama antar kecamatan.

Namun, tantangan terbesar justru terletak di desa-desa terpencil yang selama ini kurang tersentuh pembangunan.

Perbaikan jalan bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur jalan yang layak akan mempercepat distribusi hasil pertanian, mempermudah akses warga ke layanan kesehatan dan pendidikan, serta meningkatkan mobilitas untuk kegiatan usaha.

Sebaliknya, jika infrastruktur jalan dibiarkan rusak, maka pertumbuhan ekonomi di tingkat desa akan terhambat, memperpanjang kesenjangan antara desa dan kota.

Namun, keberhasilan Fauzi dalam meningkatkan infrastruktur jalan tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik semata. Transparansi anggaran dan pengawasan dalam pelaksanaan proyek harus diperketat agar pembangunan berjalan sesuai rencana tanpa adanya penyimpangan.

Selain itu, pemerintah daerah harus lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat agar pembangunan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal.

Ke-depan, masyarakat tentu berharap Fauzi mampu merealisasikan janji-janjinya dengan lebih konkret. Jika ia berhasil meningkatkan kualitas infrastruktur jalan secara merata hingga ke desa-desa terpencil, maka kepemimpinannya akan semakin diakui sebagai era kemajuan bagi Sumenep. Namun, jika masih banyak wilayah yang tertinggal, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah bisa melemah.

Kini, tinggal bagaimana Fauzi membuktikan bahwa kepemimpinannya benar-benar membawa perubahan nyata, bukan sekadar wacana. Infrastruktur jalan yang baik adalah kunci kemajuan daerah, dan di tangan bupati, harapan masyarakat Sumenep untuk memiliki akses yang lebih baik harus dapat diwujudkan.

Penulis: Sahid Badri, Aktivis HMI Sumenep

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merdeka di Bendera; Kemerdekaan yang Dirayakan, Keadilan yang Dipertanyakan
Belum Ada Klarifikasi, AMPD Kembali Tekan Kemenag Jelaskan Polemik Pengisian Jabatan Strategis
AI Semakin Cerdas, Jangan Biarkan Manusia Kehilangan Nurani
MBG: Malaikat Berjubah Gelap
Diduga Lolos Meski Rangkap Jabatan, Transparansi Rekrutmen Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Nonggunong Dipertanyakan
STOP Anggaran Jumbo! Independensi Pers Lebih Mahal dari Anggaran Publikasi Rp8,2 Miliar
Jadi Urat Nadi Transportasi Kepulauan, KMP DBS III Bantu Tekan Disparitas Harga
Gelar Rapat Paripurna, DPRD Sumenep Tetapkan Propemperda Tahun 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Merdeka di Bendera; Kemerdekaan yang Dirayakan, Keadilan yang Dipertanyakan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Belum Ada Klarifikasi, AMPD Kembali Tekan Kemenag Jelaskan Polemik Pengisian Jabatan Strategis

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:20 WIB

AI Semakin Cerdas, Jangan Biarkan Manusia Kehilangan Nurani

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:46 WIB

MBG: Malaikat Berjubah Gelap

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:25 WIB

Diduga Lolos Meski Rangkap Jabatan, Transparansi Rekrutmen Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Nonggunong Dipertanyakan

Berita Terbaru