Masjid Abdullah Syechan Baghraf Kembali Dibanjiri Jamaah, Tradisi Zakat Mal Jadi Magnet

Sabtu, 1 Maret 2025 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Jamaah Masjid Abdullah Syechan Baghraf Desa Legung Timur kecamatan Batang-batang

Foto. Jamaah Masjid Abdullah Syechan Baghraf Desa Legung Timur kecamatan Batang-batang

SUMENEP |SUMEKAR.ID — Ribuan jamaah mulai memadati Masjid Abdullah Syechan Baghraf di Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, sejak pukul 17.52 WIB.

Masjid yang berada di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Darut Tayyibah ini selalu menjadi pusat perhatian warga setiap Ramadan.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa sekitar pukul 19.15 WIB, halaman masjid sudah penuh sesak oleh jamaah yang hendak melaksanakan shalat Isya dan Tarawih. Gelombang umat Islam dari berbagai desa dan kecamatan terus berdatangan, menjadikan masjid ini salah satu titik ibadah paling ramai di wilayah tersebut.

Masjid Abdullah Syechan Baghraf memang dikenal selalu dipadati jamaah setiap tahunnya.

Salah satu daya tarik utamanya adalah kebiasaan panitia masjid dalam berbagi sedekah sosial, termasuk pembagian amplop berisi nominal yang cukup besar kepada jamaah.

Akibat lonjakan jamaah, arus kendaraan, terutama roda dua, tampak memenuhi jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Batang-Batang dengan Batuputih.

Kepadatan ini menyebabkan akses jalan di sekitar masjid terganggu karena halaman masjid sudah tak mampu menampung jamaah yang terus berdatangan.

Ra Abbas, takmir Masjid Abdullah Syechan Baghraf, menyampaikan bahwa pembagian zakat mal tahun ini berlangsung tertib, meskipun sempat terjadi desakan akibat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi.

“Alhamdulillah, pembagian zakat mal dari Pak Said Abdullah melalui Masjid Abdullah Syechan Baghraf tahun ini berjalan lancar. Memang sempat sedikit berdesakan, tapi semua kembali normal berkat kesigapan panitia dan kesadaran warga yang tetap menjaga ketertiban,” ujar Abbas melalui sambungan WhatsApp, Sabtu (1/3/2025).

Kegiatan pembagian zakat mal ini telah menjadi tradisi tahunan yang dinantikan masyarakat. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, acara ini juga mempererat hubungan antara masjid, pesantren, dan warga setempat.

“Kegiatan ini bukan sekadar pembagian zakat, tapi juga ajang mempererat silaturahmi warga desa dan jamaah masjid,” tambah Abbas.

Saking padatnya, beredar informasi bahwa beberapa jamaah mengalami pingsan akibat berdesakan demi mendapatkan tempat ibadah. Kejadian ini semakin menegaskan besarnya antusiasme masyarakat dalam melaksanakan shalat Tarawih di masjid tersebut.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Sumenep Dorong Kemajuan Teknologi Digital Lewat RME
Gelar Rapat Paripurna, DPRD Sumenep Tetapkan Propemperda Tahun 2026
Sertifikasi Bibit Kelapa Dalam di Sumenep, 348 Ribu Benih Disiapkan untuk Petani Madura
Kasus Arisan Get di Sumenep Berujung Laporan Polisi, Pelapor Klaim Diperas Rp120 Juta
Sidang Sengketa Lahan Jadi Sorotan, PN Sumenep Tegaskan Integritas Peradilan
KMP DBS III Kembali Berlayar, Warga Kepulauan Sumenep Sambut Antusias
Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi
APDESI Apresiasi Bupati, Publikasi Desa Dorong Transparansi Gampong
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:03 WIB

Komisi IV DPRD Sumenep Dorong Kemajuan Teknologi Digital Lewat RME

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:32 WIB

Gelar Rapat Paripurna, DPRD Sumenep Tetapkan Propemperda Tahun 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:45 WIB

Sertifikasi Bibit Kelapa Dalam di Sumenep, 348 Ribu Benih Disiapkan untuk Petani Madura

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:41 WIB

Kasus Arisan Get di Sumenep Berujung Laporan Polisi, Pelapor Klaim Diperas Rp120 Juta

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sidang Sengketa Lahan Jadi Sorotan, PN Sumenep Tegaskan Integritas Peradilan

Berita Terbaru