Kirab Budaya Lughis: Tanamkan Semangat Patriotisme pada Generasi Muda

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kirab Budaya Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah Desa Legung Timur kecamatan Batang-batang Sumenep

Foto. Kirab Budaya Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah Desa Legung Timur kecamatan Batang-batang Sumenep

SUMENEP | NALARPOS.IDLembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah, Yayasan Pondok Pesantren Darut Tayyibah, Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan menggelar kirab budaya, Sabtu (16/8/2025).

Kirab budaya ini diikuti ribuan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Lughatul Islamiyah, mulai PAUD, TK/RA, MI, SMP Islam (SMPI), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Acara dimulai pukul 07.10 WIB dari Lapangan Bola Desa Dapenda, lalu berakhir di halaman Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah, Desa Legung Timur.

Dengan rute sepanjang 1,4 kilometer, peserta berjalan rapi sambil membawa bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dengan penuh semangat.

Menurut Ahmad Tahir, guru sekaligus koordinator kegiatan menyampaikan bahwa kirab budaya ini bukan sekadar seremoni, melainkan penghormatan terhadap duplikat Bendera Pusaka.

“Kegiatan ini juga wujud semangat Bhinneka Tunggal Ika. Semua unsur budaya bangsa hadir dalam satu barisan demi memperingati kemerdekaan,” jelasnya kepada media ini, Sabtu 16 Agustus 2025.

Ia menambahkan, kirab budaya menjadi sarana efektif menanamkan nilai patriotisme pada generasi muda agar semangat perjuangan para pahlawan tidak luntur di era modern.

“Generasi muda adalah pengisi kemerdekaan. Mereka perlu dibekali jiwa patriotik untuk berkarya positif bagi bangsa,” tegasnya.

Peserta kirab tampak mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Warna-warni kostum menambah semarak suasana, sementara sebagian siswa membawa miniatur senjata tradisional dan perlengkapan budaya daerah sebagai simbol kekayaan nusantara.

Masyarakat setempat juga antusias menyaksikan kirab. Warga memenuhi pinggir jalan, mengabadikan momen dengan ponsel, memberi tepuk tangan, dan bersorak menyemangati peserta.

Sepanjang perjalanan, lagu kebangsaan seperti Indonesia Raya, Bagimu Negeri, dan Hari Merdeka bergema dengan khidmat dan penuh semangat.

“Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga setiap tahun, dan anak-anak makin mencintai tanah air,” ungkap Ahmad Tahir.

Kemeriahan masih terasa hingga berita ini dinaikkan di halaman sekolah. Musik perjuangan terus diperdengarkan, sementara berbagai agenda kemerdekaan berlangsung meriah.

Kirab budaya Lughatul Islamiyah menjadi bukti bahwa nilai kebangsaan bisa diwariskan melalui kegiatan kreatif yang melibatkan siswa, guru, dan masyarakat.

Dengan penuh kebanggaan, ribuan siswa Lughis menutup kirab dengan keyakinan bahwa kemerdekaan adalah amanah yang harus dijaga dan diisi dengan karya nyata.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen
Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial
Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa
Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball
Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku
Songennep FC Dorong Pembinaan Berkelanjutan Lewat Turnamen Futsal 2026
Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep
ALARM Ingatkan Bahaya Hiburan Malam, Kapolres Baru Jadi Tumpuan Harapan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:24 WIB

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:32 WIB

Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:41 WIB

Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:50 WIB

Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku

Berita Terbaru