Diduga Salah Tempel Cukai, Rokok Bani Blueberry dan MBS di Sumenep Dikaitkan dengan Haji Zainal Abidin

Kamis, 30 Oktober 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase Rokok MBS dan Bani Blueberry yang diduga salah tempel pita cukai dan pengusaha Alo Zainal Abidin yang disebut-sebut pengendali merek rokok tersebut. Foto/Nalar Pos.

Kolase Rokok MBS dan Bani Blueberry yang diduga salah tempel pita cukai dan pengusaha Alo Zainal Abidin yang disebut-sebut pengendali merek rokok tersebut. Foto/Nalar Pos.

SUMENEP | NALARPOS.ID Dugaan pelanggaran cukai kembali mencuat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Rokok filter merek Bani Blueberry dengan isi 20 batang didapati menggunakan pita cukai untuk rokok isi 10 batang. Praktik ini memunculkan kecurigaan publik adanya tindakan manipulasi terhadap dokumen sekuriti negara.

Berdasarkan temuan di lapangan, rokok Bani Blueberry beredar luas di pasaran, baik di toko-toko kelontong maupun platform Market Place. Pita cukai yang menempel pada kemasan disebut tidak sesuai dengan isi sebenarnya, praktik yang lazim dikenal dengan istilah “salah tempel”.

Tak hanya merek Bani Blueberry, merek lain seperti MBS juga dikaitkan dengan dugaan pelanggaran serupa di wilayah Sumenep. Kedua merek tersebut disebut-sebut berada di bawah kendali seorang pengusaha bernama Ali Zaenal Abidin, yang belakangan menjadi sorotan publik atas dugaan keterlibatannya dalam praktik pelanggaran cukai.

Dalam konteks hukum, tindakan “salah tempel” pita cukai merupakan pelanggaran serius sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, khususnya Pasal 54, yang berbunyi:

“Setiap orang yang meniru, memalsukan, menjual, membeli, atau menggunakan pita cukai yang dipalsukan atau dipergunakan tidak sebagaimana mestinya, dipidana dengan pidana penjara paling lama delapan tahun dan/atau denda paling banyak sepuluh kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.”

Selain itu, Pasal 55 UU Cukai juga menegaskan bahwa pelaku yang menempelkan pita cukai tidak sesuai jenis atau jumlah isi barang kena cukai dapat dijerat pidana penjara paling lama lima tahun dan/atau denda paling banyak sepuluh kali nilai cukai.

Sementara itu, Bea dan Cukai Madura yang memiliki otoritas dalam pengawasan peredaran barang kena cukai belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut.

Kendati demikian, pewarta Nalar Pos telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pengusaha Ali Zainal Abidin melalui pesan WhatsApp pada Kamis (30/10/2025) pukul 13.30 WIB. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan respons.

Penulis : Fa

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soroti Dana Kredit Rp2.548 Triliun, Achsanul Qosasi Ungkap Tantangan Baru Gubernur BI
GP Ansor Rubaru Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Minta Penanganan Berpihak pada Korban
GLB Dikukuhkan di Batang-Batang, Mulyadi Dorong Organisasi Jadi Motor Aspirasi Masyarakat
Dukung Kesehatan Lansia, Mahasiswa KPM STIT Aqidah Usymuni Gelar Senam dan Layanan Kesehatan Gratis
Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Solusi atas Problem Pertanian
Ansor Jatim Gelar Esports Championship di Tengah Muktamar ke-35 NU
Kapolresta Tuban Tegaskan Rotasi Pejabat Wujud Penyesuaian Tipologi dan Penyegaran Kinerja
Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Solusi atas Problem Pertanian
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:58 WIB

Soroti Dana Kredit Rp2.548 Triliun, Achsanul Qosasi Ungkap Tantangan Baru Gubernur BI

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

GP Ansor Rubaru Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Minta Penanganan Berpihak pada Korban

Rabu, 2 September 2026 - 22:36 WIB

GLB Dikukuhkan di Batang-Batang, Mulyadi Dorong Organisasi Jadi Motor Aspirasi Masyarakat

Rabu, 2 September 2026 - 13:58 WIB

Dukung Kesehatan Lansia, Mahasiswa KPM STIT Aqidah Usymuni Gelar Senam dan Layanan Kesehatan Gratis

Selasa, 1 September 2026 - 21:38 WIB

Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Solusi atas Problem Pertanian

Berita Terbaru