Bukan Sekadar Diskusi, Ini Awal  Kolaborasi  Pemuda Serta Mahasiswa untuk Pendidikan, Ekonomi, dan Sosial di  Deli Serdang

Minggu, 18 Mei 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NALARPOS.ID | DELI SERDANG — Semangat perubahan kembali menyala di Kabupaten Deli Serdang. Sebuah diskusi penuh semangat dan inspirasi digelar di Restoran Ayam Penyet Cindelaras, Jalan Batang Kuis, yang mempertemukan tokoh muda, aktivis mahasiswa, dan pegiat literasi untuk menciptakan gebrakan pengabdian masyarakat yang berdampak nyata.

Pertemuan tersebut menghadirkan tiga sosok yang dikenal aktif dan visioner, yaitu Arief Prastiya Mulya, Wakil II DEMA Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Akmal; Selamet Riyadi, Tokoh Pemuda Deli Serdang yang dikenal dekat dengan masyarakat akar rumput; serta Soeandi Malik, Ketua Ruang Baca Bambu Literasi Sumatera Utara, seorang pejuang literasi yang terus menghidupkan semangat membaca dan berpikir kritis di kalangan generasi muda.

Diskusi ini bukan sekadar ajang bertukar pikiran, tetapi menjadi forum strategis untuk menyusun langkah konkret dalam mendorong kemajuan Deli Serdang melalui pendekatan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan nilai-nilai sosial. Dengan mengusung semangat kolaborasi, mereka mengajak mahasiswa dan pemuda setempat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi aktor utama perubahan di wilayahnya sendiri.

“Kita tidak bisa hanya menunggu perubahan datang dari atas. Pemuda dan mahasiswa adalah kunci untuk membuka pintu kemajuan. Ayo kita bergerak bersama, dari desa ke desa, dari kampus ke kampung,” tegas Arief Prastiya Mulya dalam diskusi.

Selamet Riyadi menambahkan bahwa masyarakat saat ini membutuhkan kehadiran nyata para pemuda yang peduli dan mau terjun langsung. “Deli Serdang punya potensi luar biasa, tapi butuh tangan-tangan muda yang mau bekerja, bukan hanya berbicara,” ujarnya.

Soeandi Malik, yang selama ini aktif membangun budaya baca di berbagai daerah terpencil, menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi perubahan. “Dengan membaca, kita membangun pemahaman. Dengan literasi, kita menciptakan peradaban. Mari jadikan literasi sebagai gerakan sosial, bukan hanya kegiatan,” ucapnya.

Diskusi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menyusun program aksi nyata, seperti pelatihan kewirausahaan untuk pemuda desa, kelas literasi untuk anak-anak, serta program advokasi sosial berbasis komunitas. Ke depan, mereka juga berencana menggandeng lembaga pemerintah, swasta, dan media untuk memperluas dampak dari gerakan ini.

Kegiatan ini langsung mendapat respons positif dari warganet yang mengetahui jalannya diskusi melalui unggahan di media sosial. Banyak yang menyatakan dukungan, bahkan berharap agar diskusi serupa bisa digelar di kecamatan lain di Deli Serdang.

Tagar seperti #PemudaBergerak #DeliSerdangMaju dan #LiterasiUntukAksi mulai ramai dibagikan oleh netizen yang menginginkan perubahan nyata dari kalangan akar rumput.

Langkah kecil ini diharapkan menjadi pemantik api besar gerakan kolaboratif yang tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi benar-benar membawa dampak bagi masyarakat luas. Karena ketika pemuda bersatu dengan niat tulus dan visi yang jelas, maka perubahan bukan lagi mimpi — melainkan keniscayaan.(PR)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial
Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep
FKP RKPD 2027 Digelar, Pemkab Sumenep Serap Aspirasi Pemangku Kepentingan
Membedah Masa Depan Sumenep: Bappeda dan Mahasiswa Bahas Arah Pembangunan
Potensi Energi Terbarukan Sumenep Digarap Serius, Bappeda Libatkan BRIN dan Akademisi
PKH Diduga Bermasalah di Sapeken, HIMPASS Soroti Penahanan Kartu dan Pungli
Pemkab Sumenep Mantapkan Program Pembangunan 2026, Infrastruktur hingga Kesehatan Jadi Sorotan
Program Gizi Anak Diduga Jadi Ladang Politik, Dear Jatim Adukan MBG Sumenep
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:54 WIB

Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:59 WIB

FKP RKPD 2027 Digelar, Pemkab Sumenep Serap Aspirasi Pemangku Kepentingan

Senin, 26 Januari 2026 - 11:34 WIB

Membedah Masa Depan Sumenep: Bappeda dan Mahasiswa Bahas Arah Pembangunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:29 WIB

Potensi Energi Terbarukan Sumenep Digarap Serius, Bappeda Libatkan BRIN dan Akademisi

Berita Terbaru