Pernyataan Sikap Dikaios Mangapul Sirait Terkait Dugaan Penyimpangan Kinerja Oknum Aparat Penegak Hukum

Rabu, 19 Februari 2025 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI | SUMEKAR.ID — Ketua Umum DPP PKN, Dikaios Mangapul Sirait, dalam wawancara dengan media online menyampaikan kritik tajam terhadap kinerja oknum aparat penegak hukum, khususnya di lingkungan kejaksaan dan pengadilan.

Ia menyoroti dugaan pelanggaran prosedur administrasi yang dilakukan oleh oknum jaksa dan Kadivpidum, yang dinilai amburadul berdasarkan bukti yang telah dikumpulkan oleh tim pengacara LKBH PKN.

Dalam pernyataannya, Dikaios menegaskan bahwa kinerja sejumlah oknum di Pengadilan Negeri Karawang telah melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) serta etika dalam pelayanan hukum.

“Ada ketidakjelasan dalam proses hukum, terutama terkait eksekusi putusan pengadilan. Klien kami mengalami ketidakpastian hukum yang mencerminkan lemahnya disiplin aparat,” ujar Dikaios.

Lebih lanjut, ia menyoroti adanya kasus di Pengadilan Negeri Bandung, di mana eksekusi terhadap seorang klien LKBH DPP PKN dinilai cacat hukum dan tidak sesuai prosedur.

“Seharusnya, semua keputusan hukum dijalankan sesuai dengan fakta persidangan dan ketentuan yang berlaku. Namun, yang terjadi justru sebaliknya, dengan berbagai kejanggalan dalam pelaksanaan eksekusi,” tambahnya.

Dikaios juga mengkritisi kedatangan oknum aparat ke kantor PKN tanpa membawa alat bukti yang sah.

“Sebagai aparat penegak hukum, mereka seharusnya menunjukkan surat perintah dan identitas resmi. Namun, yang terjadi, mereka datang tanpa kelengkapan administratif, yang jelas merupakan pelanggaran kode etik,” tegasnya.

Lebih jauh, ia berharap agar ke depan para aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas.

“Hukum harus ditegakkan dengan adil, bukan hanya sekadar formalitas. Saya meminta agar kejaksaan menindak tegas oknum-oknum yang tidak menjalankan tugasnya dengan benar,” tutupnya.

Hingga Berita ini dinaikkan, Belum ada Tanggapan resmi dari Pihak terkait.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial
Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep
FKP RKPD 2027 Digelar, Pemkab Sumenep Serap Aspirasi Pemangku Kepentingan
Membedah Masa Depan Sumenep: Bappeda dan Mahasiswa Bahas Arah Pembangunan
Potensi Energi Terbarukan Sumenep Digarap Serius, Bappeda Libatkan BRIN dan Akademisi
PKH Diduga Bermasalah di Sapeken, HIMPASS Soroti Penahanan Kartu dan Pungli
Pemkab Sumenep Mantapkan Program Pembangunan 2026, Infrastruktur hingga Kesehatan Jadi Sorotan
Program Gizi Anak Diduga Jadi Ladang Politik, Dear Jatim Adukan MBG Sumenep
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:54 WIB

Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:59 WIB

FKP RKPD 2027 Digelar, Pemkab Sumenep Serap Aspirasi Pemangku Kepentingan

Senin, 26 Januari 2026 - 11:34 WIB

Membedah Masa Depan Sumenep: Bappeda dan Mahasiswa Bahas Arah Pembangunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:29 WIB

Potensi Energi Terbarukan Sumenep Digarap Serius, Bappeda Libatkan BRIN dan Akademisi

Berita Terbaru