Polda Metro Jaya Imbau Warga Jaga Kondusivitas saat Pelantikan Kepala Daerah

Rabu, 19 Februari 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi - (Foto: media sosial)

Foto. Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi - (Foto: media sosial)

JAKARTA | SUMEKAR.ID — Polda Metro Jaya bersama TNI dan pemangku kepentingan lainnya telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan untuk memastikan kelancaran pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024.

Acara pelantikan tersebut akan berlangsung pada Kamis (20/2/2025) di Istana Kepresidenan Jakarta, dengan Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin langsung prosesi tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI dan instansi terkait guna memastikan pelaksanaan pelantikan berlangsung aman dan tertib.

“Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dengan TNI serta pemangku kepentingan lainnya untuk mengamankan jalannya pelantikan. Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan kondusif,” ujar Kombes Pol Ade Ary dalam keterangannya, Rabu (19/2/2025).

Lebih lanjut, Ade Ary menjelaskan bahwa pola pengamanan mencakup pengawasan ketat di sekitar Istana Kepresidenan serta rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

“Akan ada sejumlah pengalihan arus lalu lintas yang diterapkan sesuai dengan kondisi di lapangan. Kami juga menyiapkan personel untuk pengamanan di area sekitar Monas,” tambahnya.

Selain pengamanan, Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk memahami bahwa agenda kenegaraan ini memerlukan dukungan bersama agar berlangsung tertib dan aman.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati jalannya acara kenegaraan dengan menjaga ketertiban dan keamanan demi terciptanya suasana yang damai dan kondusif,” ujarnya.

Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk sementara waktu tidak menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Istana Negara, mengingat area tersebut telah dinyatakan steril guna menjaga ketertiban dan keamanan.

“Kami berharap himbauan ini dipatuhi demi kelancaran pelantikan dan ketertiban umum di wilayah tersebut,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial
Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep
FKP RKPD 2027 Digelar, Pemkab Sumenep Serap Aspirasi Pemangku Kepentingan
Membedah Masa Depan Sumenep: Bappeda dan Mahasiswa Bahas Arah Pembangunan
Potensi Energi Terbarukan Sumenep Digarap Serius, Bappeda Libatkan BRIN dan Akademisi
PKH Diduga Bermasalah di Sapeken, HIMPASS Soroti Penahanan Kartu dan Pungli
Pemkab Sumenep Mantapkan Program Pembangunan 2026, Infrastruktur hingga Kesehatan Jadi Sorotan
Program Gizi Anak Diduga Jadi Ladang Politik, Dear Jatim Adukan MBG Sumenep
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:54 WIB

Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:59 WIB

FKP RKPD 2027 Digelar, Pemkab Sumenep Serap Aspirasi Pemangku Kepentingan

Senin, 26 Januari 2026 - 11:34 WIB

Membedah Masa Depan Sumenep: Bappeda dan Mahasiswa Bahas Arah Pembangunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:29 WIB

Potensi Energi Terbarukan Sumenep Digarap Serius, Bappeda Libatkan BRIN dan Akademisi

Berita Terbaru