Pemkab Sumenep Mantapkan Program Pembangunan 2026, Infrastruktur hingga Kesehatan Jadi Sorotan

Senin, 19 Januari 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU. ASEAN Eng Kepala Bappeda kabupaten Sumenep
Kepala Bappeda Sumenep

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU. ASEAN Eng Kepala Bappeda kabupaten Sumenep Kepala Bappeda Sumenep

SUMENEP | NALARPOS.IDPemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mengoptimalkan program pembangunan daerah. Pada tahun 2026, Pemkab Sumenep mengusung tema pembangunan “Memantapkan Stabilisasi Kemandirian dan Daya Saing SDM, Ekonomi Daerah, serta Menguatkan Kesejahteraan Masyarakat yang Adil dan Merata”.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto, menjelaskan bahwa prioritas pembangunan tahun 2026 difokuskan pada enam aspek utama.

Salah satu prioritas tersebut adalah menciptakan stabilisasi kemandirian masyarakat dengan menjaga daya beli serta pendapatan melalui penguatan sektor unggulan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Program tersebut akan direalisasikan melalui pemberian bantuan sarana dan prasarana penunjang di berbagai sektor, mulai dari pertanian, ketahanan pangan, perikanan, pariwisata, hingga perdagangan.

Selain itu, Pemkab Sumenep juga akan melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui pola padat karya.

“Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja,” ungkap Arif, Senin (19/1/2026).

Prioritas berikutnya adalah pemantapan kesiapan dan kompetensi tenaga kerja agar selaras dengan kebutuhan pasar.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Sumenep akan menyelenggarakan pelatihan berbasis kompetensi serta pengembangan kewirausahaan, khususnya bagi generasi muda.

Di bidang sumber daya manusia (SDM), Pemkab Sumenep mencanangkan program pemantapan SDM yang unggul, mandiri, dan sejahtera melalui peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan yang merata, mudah diakses, terjangkau, dan berkualitas.

Program ini diwujudkan dengan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, serta penguatan budaya literasi.

Sementara pada sektor kesehatan, pemerintah daerah akan meningkatkan akses dan kualitas layanan melalui pemerataan tenaga kesehatan serta penyediaan dokter spesialis, terutama di wilayah kepulauan.

“Kami juga fokus pada peningkatan tata kelola layanan kesehatan, penguatan upaya promotif dan preventif, serta optimalisasi layanan Universal Health Coverage (UHC),” jelasnya.

Pembangunan infrastruktur juga tetap menjadi agenda prioritas Pemkab Sumenep. Tahun ini, pemerintah menargetkan stabilisasi pemerataan pembangunan infrastruktur daratan dan kepulauan yang berkualitas, tertata, unggul, serta berwawasan lingkungan.

Program tersebut meliputi penguatan infrastruktur pendukung ekonomi dan layanan dasar, peningkatan konektivitas antarwilayah, pengelolaan persampahan dan limbah B3, serta mitigasi bencana.

Selain itu, Pemkab Sumenep juga memprioritaskan pemantapan stabilitas keamanan serta ketenteraman sosial dan politik.

Upaya yang dilakukan antara lain melalui penguatan peran forum kerukunan umat beragama, peningkatan sinergi Forkopimda dengan OPD dan masyarakat, serta revitalisasi layanan darurat terpadu Si-Lapor 112 sebagai instrumen deteksi dini dan respons cepat.

“Kami berkomitmen meningkatkan kepercayaan publik terhadap kehadiran pemerintah daerah melalui layanan yang responsif dan akuntabel,” tegas Arif.

Sebagai penutup, Pemkab Sumenep juga berfokus pada peningkatan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. Hal ini diwujudkan melalui peningkatan kualitas SDM aparatur, penerapan sistem pengendalian internal dan manajemen risiko, serta optimalisasi pemanfaatan sistem informasi pemerintahan.

“Seluruh program ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Sumenep dalam mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen
Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial
Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa
Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball
Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku
Songennep FC Dorong Pembinaan Berkelanjutan Lewat Turnamen Futsal 2026
Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep
ALARM Ingatkan Bahaya Hiburan Malam, Kapolres Baru Jadi Tumpuan Harapan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:24 WIB

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:32 WIB

Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:41 WIB

Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:50 WIB

Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku

Berita Terbaru