SUMENEP | NALARPOS.ID — Praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat di Kabupaten Sumenep. SPBU 54.694.03 diduga menjadi lokasi aksi pengisian Solar bersubsidi ke jeriken dalam jumlah besar oleh mafia solar, Selasa (2/12/2025).
Dalam sebuah video berdurasi 5 detik, terlihat tumpukan jeriken yang ditutup terpal plastik berada di area SPBU. Jeriken-jeriken tersebut diduga kuat dipersiapkan untuk menampung Solar bersubsidi yang kemudian diangkut oleh para pelaku.
Ironisnya, petugas SPBU tampak membantu proses pengangkutan jeriken berisi Solar ke kendaraan para tengkulak. Pemandangan itu seolah memperlihatkan bahwa praktik tersebut berlangsung secara terbuka dan diduga mendapat “restu” dari pihak tertentu.
Seorang warga bernama Iswandi, yang saat itu sedang mengisi Pertalite, menyaksikan langsung aktivitas tersebut.
“Di Sumenep ini banyak mafia BBM. Bahkan tempo hari ada pemain solar yang ditangkap Polres, tapi entah bagaimana akhirnya. Hilang beritanya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dugaan keterlibatan oknum SPBU bukanlah hal baru.
“Hampir semua mafia solar itu terindikasi bekerja sama dengan SPBU. Tapi anehnya, aparat seakan tidak tahu-menahu,” tegasnya.
Pantauan wartawan di lokasi juga menemukan sebuah mobil pick-up berpelat luar provinsi DN 8459 AG mondar-mandir dengan leluasa di area SPBU sambil memuat jeriken berisi Solar bersubsidi.
Interaksi akrab antara petugas SPBU dan para tengkulak turut memperkuat dugaan adanya praktik terorganisir dalam penyelewengan BBM subsidi ini.
Penulis : Fer













