Menuju Pembangunan Berkelanjutan, Sumenep Dorong Blue Economy di Kepulauan

Kamis, 23 Januari 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Audiensi Bappenas ke Bappeda Sumenep

Foto. Audiensi Bappenas ke Bappeda Sumenep

SUMENEP | NALARPOS.ID Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar audiensi bersama tim Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada Rabu (22/01/2025) di Ruang Rapat Potre Koneng, Bappeda Sumenep.

Pertemuan tersebut membahas isu strategis terkait pengembangan Blue Economy dan transportasi kepulauan, khususnya di wilayah Pulau Kangean.

Hadir dalam audiensi tersebut perwakilan Bappenas bersama sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan Rakyat, Dinas PUTR, DPMPTSP, Dinas Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Badan Riset dan Inovasi Daerah.

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menggali data sekaligus mengidentifikasi permasalahan di Pulau Kangean.

Fokus pembahasan mencakup pemenuhan kebutuhan pangan, energi, air bersih, layanan dasar pendidikan dan kesehatan, infrastruktur transportasi, hingga potensi perikanan dan pertanian.

“Informasi yang diperoleh dari audiensi ini akan diperkuat dengan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi strategis, seperti Kantor PT Garam Kalianget, RSUD Abuya Kangean, SMP Arjasa, dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Arjasa,” jelas Arif Firmanto melalui keterangan resmi yang diterima media.

Ia berharap hasil kegiatan ini dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai potensi sekaligus kesenjangan di wilayah afirmasi, serta melahirkan rekomendasi pendanaan awal dari sumber eksternal.

Selain itu, Arif menekankan bahwa hasil diskusi ini akan membantu Pemkab Sumenep dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang sejalan dengan RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan rencana pengembangan konektivitas wilayah kepulauan melalui transportasi laut, jalan darat, hingga udara.

Selain transportasi, pengembangan kawasan perikanan terpadu dengan pendekatan Blue Economy menjadi salah satu prioritas utama.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan wujud komitmen Pemkab Sumenep dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan.

Blue Economy atau ekonomi biru adalah konsep pembangunan yang memanfaatkan sumber daya laut secara berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” tambah Arif.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangga Produk Lokal! Halilintar Cell Hadirkan Layanan HP Lengkap dan Terpercaya di Sumenep
Aktivis Bajingan Catatan Fauzi As
Heboh Anggaran RSUD Sumenep, dr. Erliyati Tegaskan Penggunaan Berdasarkan Kebutuhan
Piala Bupati 2026 Sukses, Songennep FC Siap Cetak Atlet Berprestasi
Bersama Khofifah, Lia Istifhama Awali Ramadan dengan Tradisi Ziarah
Kebijakan Batik Sumenep Diprotes, Mahasiswa Tuntut Audit Terbuka
Perkuat Produktivitas Petani, DKPP Sumenep Siapkan Anggaran Bibit Miliaran
Momentum HPN 2026, Bappeda Sumenep Apresiasi Peran Strategis Pers Lokal
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 17:22 WIB

Bangga Produk Lokal! Halilintar Cell Hadirkan Layanan HP Lengkap dan Terpercaya di Sumenep

Senin, 6 April 2026 - 20:57 WIB

Aktivis Bajingan Catatan Fauzi As

Minggu, 5 April 2026 - 15:52 WIB

Heboh Anggaran RSUD Sumenep, dr. Erliyati Tegaskan Penggunaan Berdasarkan Kebutuhan

Senin, 16 Februari 2026 - 10:49 WIB

Piala Bupati 2026 Sukses, Songennep FC Siap Cetak Atlet Berprestasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:21 WIB

Bersama Khofifah, Lia Istifhama Awali Ramadan dengan Tradisi Ziarah

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As

Artikel

Aktivis Bajingan Catatan Fauzi As

Senin, 6 Apr 2026 - 20:57 WIB