Bappeda Gandeng BPS, RPJMD Sumenep 2025–2029 Berbasis Bukti Nyata

Jumat, 20 Juni 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Bappeda Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU

Foto. Kepala Bappeda Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU

SUMENEP | NALARPOS.IDPemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus memperkuat sinergi strategis dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur.

Langkah ini ditempuh untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan daerah dirumuskan berdasarkan data valid, akurat, dan mutakhir.

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., memimpin langsung kunjungan kerja ke Kantor BPS Provinsi Jawa Timur pada Februari lalu.
Pertemuan itu membahas sejumlah indikator utama pembangunan, meliputi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), indikator sosial-ekonomi, hingga data sektoral strategis.

“Setiap kebijakan harus dirancang berdasarkan data, bukan sekadar asumsi. Validitas data adalah fondasi penting agar program pembangunan tepat sasaran dan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegas Arif Firmanto kepada media ini, Jumat (20/6/2025).

Data yang dihimpun dari BPS akan menjadi rujukan utama dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.

Hal ini sejalan dengan semangat membangun kebijakan berbasis bukti (evidence-based planning).

Dalam sesi diskusi teknis, tim Bappeda Sumenep juga mendalami metode pengolahan data ekonomi dan analisis tren makro sektoral bersama Koordinator Fungsi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik (Nerwilis) BPS Jawa Timur, Nurul Andriana.

“Dengan pendekatan statistik yang kuat, kita bisa memetakan sektor unggulan maupun sektor yang membutuhkan intervensi. Ini krusial untuk menentukan prioritas pembangunan ke depan,” tambah Arif.

Pihak BPS Jawa Timur menyambut positif kerja sama tersebut dan menegaskan komitmennya mendukung Kabupaten Sumenep melalui penyediaan data berkualitas.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat arah kebijakan pembangunan Sumenep agar lebih terukur, adaptif, serta berpihak pada kebutuhan nyata masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen
Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial
Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa
Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball
Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku
Songennep FC Dorong Pembinaan Berkelanjutan Lewat Turnamen Futsal 2026
Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep
ALARM Ingatkan Bahaya Hiburan Malam, Kapolres Baru Jadi Tumpuan Harapan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:24 WIB

Diduga Langgar Perda Berulang Kali, Kafe Mr Ball Diminta Aktivis ALARM Ditutup Permanen

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:32 WIB

Aksi Mahasiswa UPI Sumenep: KIP Kuliah Dipersoalkan, Kampus Janjikan Kebijakan Beasiswa

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:41 WIB

Aktivis ALARM Pertanyakan Logika Polres Sumenep soal Dugaan Miras di Mr Ball

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:50 WIB

Kasus Dugaan Pembunuhan Gegerkan Lenteng, Polisi Masih Kejar Pelaku

Berita Terbaru