Perjanjian dilanggar, Kades Sapeken Kembali Ingatkan Aturan Desanya kepada Nadia

Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Desa Sapeken Joni Junaidi. (Istimewa/Nalarpos.id)

Foto. Kepala Desa Sapeken Joni Junaidi. (Istimewa/Nalarpos.id)

SUMENEP | NALARPOS.IDKepala Desa (Kades) Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Joni Junaidi, harus berurusan dengan aparat penegak hukum (APH) setelah dilaporkan warganya atas dugaan penganiayaan.

Laporan tersebut dilayangkan seorang perempuan muda bernama Nadia (21) ke Polsek Sapeken pada Kamis (14/8).

Kasus itu bermula ketika Nadia mengaku mendapat kekerasan dari Kades pada Rabu (13/8) di jalan desa setempat. Saat itu, ia bersama seorang temannya membeli makanan dan minuman untuk dibawa ke dermaga baru.

Secara tiba-tiba, Joni Junaidi memanggilnya. “Kades bertanya kapan saya datang, lalu pipi saya langsung ditempeleng. Makanya saya lapor polisi,” kata Nadia, sebagaimana dikutip dari pemberitaan media tkp86.com.

Nadia menegaskan, dirinya tidak memiliki hubungan apapun dengan kades. Ia juga mengaku tidak mengetahui alasan pasti Joni melakukan tindakan itu. Namun, ia menduga hal itu berkaitan dengan penampilannya.

“Kalau soal berpakaian, itu tergantung kita. Yang penting tidak merugikan orang lain,” ujarnya.

Di sisi lain, Kades Sapeken Joni Junaidi membantah menampar pipi korban. Namun ia mengakui telah memukul bagian mulut Nadia.

Menurutnya, tindakan tersebut bukan penganiayaan, melainkan bentuk pembinaan terhadap warganya.

“Itu pembinaan saya selaku kepala desa ke warga,” katanya.

Joni mengaku, tindakan yang dilakukannya tersebut bertujuan menjaga nama baik desa.

Ia menilai penampilan korban yang terbuka serta penuh tato dianggap mencoreng norma agama.

“Sapeken ini tidak sama dengan desa lain. Desa kami betul-betul menjaga norma dan marwah Islam,” ujarnya kepada media ini, Selasa 19 Agustus 2025.

Joni bahkan menyebut, pada 2024 lalu Nadia pernah menandatangani surat pernyataan untuk berpakaian sopan selama berada di wilayahnya. Namun perjanjian itu dilanggar saat Nadia kembali datang ke Sapeken.

“Kebetulan saya bertemu dengannya. Saat saya tanya baik-baik kapan datang, justru dibalas dengan tingkah yang tidak sopan,” ungkap Joni.

Pasca insiden itu ramai, Joni mengaku telah dipanggil oleh tokoh agama setempat, KH AD Dailamy Abuhurairah. Menurutnya, tokoh tersebut mendukung langkah yang dilakukannya.

“Beliau sangat mendukung, karena Sapeken punya dua program besar: Sapeken Bersatu dan Sapeken Ibadah. Itu harus dijaga agar tetap menegakkan akhlak dan norma agama,” tegas Joni.

Sementara itu, Kapolsek Sapeken AKP Taufik membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. Pihak kepolisian, kata dia, masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Benar, ada laporan dari Nadia dengan terlapor Joni. Saat ini sedang kami proses sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangga Produk Lokal! Halilintar Cell Hadirkan Layanan HP Lengkap dan Terpercaya di Sumenep
Aktivis Bajingan Catatan Fauzi As
Heboh Anggaran RSUD Sumenep, dr. Erliyati Tegaskan Penggunaan Berdasarkan Kebutuhan
Piala Bupati 2026 Sukses, Songennep FC Siap Cetak Atlet Berprestasi
Bersama Khofifah, Lia Istifhama Awali Ramadan dengan Tradisi Ziarah
Kebijakan Batik Sumenep Diprotes, Mahasiswa Tuntut Audit Terbuka
Perkuat Produktivitas Petani, DKPP Sumenep Siapkan Anggaran Bibit Miliaran
Momentum HPN 2026, Bappeda Sumenep Apresiasi Peran Strategis Pers Lokal
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 17:22 WIB

Bangga Produk Lokal! Halilintar Cell Hadirkan Layanan HP Lengkap dan Terpercaya di Sumenep

Senin, 6 April 2026 - 20:57 WIB

Aktivis Bajingan Catatan Fauzi As

Minggu, 5 April 2026 - 15:52 WIB

Heboh Anggaran RSUD Sumenep, dr. Erliyati Tegaskan Penggunaan Berdasarkan Kebutuhan

Senin, 16 Februari 2026 - 10:49 WIB

Piala Bupati 2026 Sukses, Songennep FC Siap Cetak Atlet Berprestasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:21 WIB

Bersama Khofifah, Lia Istifhama Awali Ramadan dengan Tradisi Ziarah

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As

Artikel

Aktivis Bajingan Catatan Fauzi As

Senin, 6 Apr 2026 - 20:57 WIB