Aliansi Mahasiswa Kecewa Respon Lambat Inspektorat Labura Terkait Dugaan Mark Up Anggaran

Kamis, 8 Mei 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NALARPOS.ID | LABURA — Tiga Hari Berlalu, Pertanyaan Soal Temuan BPK Tak Kunjung Dijawab,Mahasiswa Ancam Geruduk Kejati Sumut Aliansi Mahasiswa Pejuang Demokrasi (AMPD) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura),

kekecewaan mendalam terhadap lambatnya respons dari Inspektorat Daerah setempat terkait surat permohonan klarifikasi dan penjelasan mengenai dugaan mark up anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Surat yang dilayangkan sejak Senin, 5 Mei 2025, hingga dini hari ini belum mendapatkan jawaban yang memuaskan dari pihak Inspektorat.

Surat bernomor 380/AMPD/V/2025 yang bersifat penting tersebut secara spesifik menanyakan tiga poin krusial terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas pemeriksaan keuangan beberapa OPD di Labura pada tahun 2024. Ketiga pertanyaan tersebut adalah:

Apakah sudah ada pengembalian ke kas negara atas temuan tersebut?

Apa saja langkah-langkah yang telah dilakukan menindaklanjuti temuan tersebut?

Apakah ada rencana tindakan lebih lanjut yang akan dilakukan?

Perwakilan AMPD yang mendatangi langsung kantor Inspektorat pada dini hari ini mengungkapkan kekecewaan mereka. “Kami sangat menyayangkan pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang berasal dari Inspektorat. Sudah tiga hari surat kami layangkan, namun belum ada jawaban yang substansial,” ujar salah satu anggota AMPD.

Menurut perwakilan mahasiswa, jawaban yang diberikan oleh pihak Inspektorat hanya berupa pernyataan prihatin dan permintaan waktu beberapa hari lagi untuk memberikan jawaban yang lengkap.

Hal ini dianggap tidak profesional dan tidak akuntabel, mengingat pentingnya informasi tersebut bagi publik.

Lebih lanjut, AMPD menyatakan bahwa mereka telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada beberapa OPD di Labuhanbatu Utara terkait rencana aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Langkah ini diambil sebagai bentuk ketidakpercayaan terhadap kinerja Inspektorat dalam menindaklanjuti dugaan penyimpangan anggaran.

 

“Kami cinta Kabupaten Labuhanbatu Utara dan peduli terhadap masyarakatnya. Kami ingin kesejahteraan dan perubahan di setiap kecamatan. Jika Inspektorat tidak mampu memberikan informasi yang transparan dan akuntabel, kami akan mencari keadilan melalui jalur lain,” tegas perwakilan AMPD.

AMPD berharap Inspektorat segera memberikan jawaban yang jelas dan komprehensif terkait temuan BPK RI tersebut.

Lambatnya respons ini justru menimbulkan spekulasi dan ketidakpercayaan publik terhadap kinerja pengawasan internal pemerintah daerah. (AN )

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial
Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep
FKP RKPD 2027 Digelar, Pemkab Sumenep Serap Aspirasi Pemangku Kepentingan
Membedah Masa Depan Sumenep: Bappeda dan Mahasiswa Bahas Arah Pembangunan
Potensi Energi Terbarukan Sumenep Digarap Serius, Bappeda Libatkan BRIN dan Akademisi
PKH Diduga Bermasalah di Sapeken, HIMPASS Soroti Penahanan Kartu dan Pungli
Pemkab Sumenep Mantapkan Program Pembangunan 2026, Infrastruktur hingga Kesehatan Jadi Sorotan
Program Gizi Anak Diduga Jadi Ladang Politik, Dear Jatim Adukan MBG Sumenep
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Hampir Rampung, JSI Buktikan Jurnalisme Bernilai Sosial

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:54 WIB

Aktivis Alarm Warning Hiburan Malam, Kapolres Sumenep Sebut Komitmen Lakukan Patroli ke Mr Ball Sumenep

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:59 WIB

FKP RKPD 2027 Digelar, Pemkab Sumenep Serap Aspirasi Pemangku Kepentingan

Senin, 26 Januari 2026 - 11:34 WIB

Membedah Masa Depan Sumenep: Bappeda dan Mahasiswa Bahas Arah Pembangunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:29 WIB

Potensi Energi Terbarukan Sumenep Digarap Serius, Bappeda Libatkan BRIN dan Akademisi

Berita Terbaru