571 Kasus Campak di Sumenep, RSUD Moh. Anwar Kewalahan Pasien

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep, Dr Erliyati, M.Kes

Foto. Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep, Dr Erliyati, M.Kes

SUMENEP | NALARPOS.ID Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencatat lonjakan signifikan kasus campak sepanjang 2025.

Berdasarkan data resmi, sejak Januari hingga 13 Agustus 2025, tercatat 571 pasien campak telah mendapat penanganan medis di rumah sakit tersebut.

Rincian bulanan menunjukkan tren fluktuatif. Januari tercatat 44 kasus, Februari 68 kasus, Maret 73 kasus, April 48 kasus, lalu melonjak pada Mei dengan 107 kasus. Juni menyusul dengan 101 kasus, Juli 91 kasus, dan hingga 13 Agustus sebanyak 39 kasus baru.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, membenarkan data tersebut saat dikonfirmasi media, Kamis (28/8/2025) sore. Menurutnya, saat ini masih ada 15 pasien campak yang menjalani rawat inap.

“Benar, saat ini ada 15 pasien campak yang masih opname di RSUD Moh. Anwar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, data terakhir yang dimiliki pihak rumah sakit hanya sampai 13 Agustus. Dengan demikian, jumlah sebenarnya kemungkinan lebih tinggi.

“Data yang ada saat ini belum update, baru sampai tanggal 13 Agustus,” jelasnya.

Lonjakan kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat campak merupakan penyakit menular dengan risiko komplikasi berbahaya, terutama bagi anak-anak dan masyarakat dengan daya tahan tubuh lemah.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep diharapkan segera mengambil langkah antisipatif untuk menekan penyebaran lebih luas.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan melalui menjaga kebersihan lingkungan serta memastikan anak-anak mendapat vaksinasi campak sesuai jadwal imunisasi nasional.

Selain itu, edukasi dan sosialisasi terkait gejala serta cara penularan campak perlu digencarkan agar masyarakat lebih siap dalam melakukan pencegahan.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan
Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya
HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan
Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti
HUT ke-81 RI, Pemkab Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Persatuan
Salawat Nabi dan Indonesia Raya Menggema di Taneyan Lanjang Pocang Temor
Dikukuhkan, Paskibraka Sumenep 2026 Diminta Tak Sekadar Jadi Petugas Upacara
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Diskusi Buku “Masalembu: Suara dari Laut Seberang” Menggugat Stereotip dan Menghadirkan Perspektif Kepulauan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Sampang Berpotensi Masuk Daerah Penghasil Migas, Posisi Lapangan Hidayah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Lewat Karya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:59 WIB

HUT ke-81 RI, DKPP Sumenep Dorong Pertanian Jadi Kekuatan Utama Kedaulatan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Pasien SM Meninggal Usai Berobat, Dugaan Keracunan Obat Belum Terbukti

Berita Terbaru