Transformasi Layanan RSUDMA: IPP Jadi Gerbang Baru Sistem Kesehatan Modern

Selasa, 8 Juli 2025 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Gedung RSUD Moh Anwar Sumenep Tampak dari Luar

Foto. Gedung RSUD Moh Anwar Sumenep Tampak dari Luar

SUMENEP, NALARPOS.ID — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep kembali mencatat langkah transformasi layanan publik di bawah kepemimpinan dr. Erliyati, M.Kes.

Langkah terbaru rumah sakit milik Pemkab Sumenep ini ditandai dengan peluncuran Instalasi Peduli Pelanggan (IPP), sebagai pusat informasi dan pengaduan terpadu berbasis digital.

Layanan tersebut diresmikan pada Kamis, 3 Juli 2025, sebagai bagian dari roadmap peningkatan kualitas pelayanan RSUDMA menuju sistem yang lebih cepat, transparan, dan profesional.

“Program ini hadir untuk menjawab kebutuhan pasien dan keluarganya dalam mendapatkan akses informasi serta penanganan keluhan yang cepat dan terintegrasi,” ujar dr. Erliyati, Selasa, 8 Juli 2025.

IPP dirancang menjadi pusat komunikasi dua arah antara pasien dan manajemen rumah sakit. Semua keluhan, masukan, dan pertanyaan akan ditangani langsung oleh petugas yang tersertifikasi.

Instalasi ini beroperasi penuh selama 24 jam. Lokasinya berada di sisi timur Instalasi Gawat Darurat (IGD), memudahkan akses langsung maupun melalui telepon internal antar-unit rumah sakit.

Tidak hanya menjadi pusat pengaduan, IPP juga menjadi pusat solusi. Petugasnya telah dilatih secara khusus dan memiliki sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dengan standar tinggi dan profesionalisme yang dijaga, RSUDMA menjamin kenyamanan serta kepuasan pasien selama menjalani perawatan.

Menurut dr. Erliyati, layanan IPP tidak membedakan status pasien. Baik peserta JKN-KIS, UHC, maupun pasien umum dilayani secara setara, tanpa diskriminasi dalam bentuk apa pun.

Inovasi ini juga terintegrasi langsung dengan sistem BPJS Kesehatan, sehingga memudahkan proses administrasi dan memotong hambatan birokrasi yang kerap dikeluhkan pasien.

“IPP adalah gerbang awal dari transformasi besar yang akan kami wujudkan hingga tahun 2027,” tambah dr. Erliyati yang akrab disapa.

Dalam peta jalan RSUDMA, transformasi berikutnya meliputi digitalisasi total layanan, peningkatan sarana dan prasarana, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia bersertifikat internasional.

Manajemen rumah sakit juga sedang menyiapkan penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 sebagai bentuk komitmen peningkatan mutu layanan yang berstandar global.

Saat ini, RSUD dr. H. Moh. Anwar menyandang status rumah sakit tipe B dengan kapasitas 200 tempat tidur, didukung 45 dokter spesialis dan 120 perawat bersertifikasi.

RSUDMA juga menyediakan berbagai layanan unggulan seperti IGD 24 jam, ICU, NICU, layanan hemodialisa, hingga CT-Scan dengan teknologi terkini yang mempercepat diagnosis pasien.

Capaian membanggakan lainnya, pada tahun 2023 RSUDMA meraih akreditasi paripurna dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan regional Madura.

dr. Erliyati menegaskan bahwa peluncuran IPP bukan sekadar inovasi layanan, tapi bentuk nyata keberpihakan pada hak-hak pasien untuk mendapat layanan bermutu dan bermartabat, “Tutupnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Jalan Prenduan, Polisi Selidiki Dugaan Penelantaran
Kembali Masuk KEN 2026, Festival Tong-Tong Sumenep Bidik Dampak Ekonomi
Enam Anggota JSI Lulus UKW Unitomo, Seluruh Wartawan Dinyatakan Kompeten
29 dari 30 Peserta UKW Unitomo Surabaya Dinyatakan Kompeten
Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan
FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Komunikasi Krisis
Diduga Aniaya Istri dan Ancam Bunuh Anak, Pria di Sumenep Diamankan Polisi
Diikuti 119 Pelajar, Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep Dorong Kompetensi Siswa SMA/MA
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Jalan Prenduan, Polisi Selidiki Dugaan Penelantaran

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:26 WIB

Kembali Masuk KEN 2026, Festival Tong-Tong Sumenep Bidik Dampak Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Enam Anggota JSI Lulus UKW Unitomo, Seluruh Wartawan Dinyatakan Kompeten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:31 WIB

29 dari 30 Peserta UKW Unitomo Surabaya Dinyatakan Kompeten

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan

Berita Terbaru