Tak Mampu Terjemahkan POLRI Presisi, GMNI  Sumut Minta Kapolri Copot Whisnu

Senin, 24 Maret 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | NALARPOS.ID — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) meminta KAPOLRI, Jendral Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolda Sumatera Utara, Irjend Pol Whisnu Hermawan Februanto karena dinilai gagal mewujudkan cita-cita POLRI Presisi.

Ketua DPD GMNI Sumatera Utara Paulus PG menyebut, berbagai persoalan yang tidak tuntas di wilayah hukum Polda Sumatera Utara menunjukkan ketidak-mampuan Wishnu menegakkan supremasi hukum di wilayah itu. Diantaranya, pemberantasan korupsi, narkoba dan judi online yang masih marak di Sumatera Utara. Sebaliknya, beberapa persoalan justru melibatkan oknum kepolisian.

Pengakuan terpidana Endar Siregar misalnya, belum mampu dibongkar oleh Polda SUMUT. Kasus viral ini menambah daftar prestasi buruk polda SUMUT.

Paulus mengatakan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Drs. Listyo Sigit Prabowo sudah saatnya mengevaluasi kinerja Kapolda Sumatera Utara. Serta mengambil alih seluruh kasus mandek untuk mengembalikan marwah Kepolisian di mata masyarakat Sumatera Utara.

“Terus terang saja, kinerja polisi dianggap jelek di SUMUT ini. Oleh karena itu, kita minta Kapolri untuk mencopot Whisnu sebagai Kapolda Sumatera Utara. Karena gagal mewujudkannya cita-cita POLRI Presisi”. Tegas Paulus yang dikonfirmasi via selular pada Senin℅(24/03/2025).

Paulus mengaku telah memerintahkan jajarannya di masing-masing kabupaten/kota, membongkar kebobrokan Kepolisian di tingkat Kepolisian Resor (Polres) termasuk kasus-kasus mandek.

“Kemarin kita buat aksi di Poldasu, tapi Pak Kapolda tidak bersedia menemui massa. Makanya kawan-kawan di daerah sudah sepakat, akan melakukan aksi serentak di polres masing-masing”. Imbuh paulus mengakhiri.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kembali Masuk KEN 2026, Festival Tong-Tong Sumenep Bidik Dampak Ekonomi
Enam Anggota JSI Lulus UKW Unitomo, Seluruh Wartawan Dinyatakan Kompeten
29 dari 30 Peserta UKW Unitomo Surabaya Dinyatakan Kompeten
Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan
FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Komunikasi Krisis
Diduga Aniaya Istri dan Ancam Bunuh Anak, Pria di Sumenep Diamankan Polisi
Diikuti 119 Pelajar, Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep Dorong Kompetensi Siswa SMA/MA
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:26 WIB

Kembali Masuk KEN 2026, Festival Tong-Tong Sumenep Bidik Dampak Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Enam Anggota JSI Lulus UKW Unitomo, Seluruh Wartawan Dinyatakan Kompeten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:31 WIB

29 dari 30 Peserta UKW Unitomo Surabaya Dinyatakan Kompeten

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Komunikasi Krisis

Berita Terbaru