Stan Bappeda Sumenep Bernuansa Keraton, Ajak Warga Ikut Lomba Foto Berhadiah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, NALARPOS. ID – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep menghadirkan cara kreatif untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Dalam gelaran Madura Night Vaganza (MNV) 2026, Bappeda mengajak masyarakat mengikuti Lomba Foto dengan hadiah menarik di Stan Bappeda.

Stan Bappeda tampil mencolok dengan konsep bernuansa Keraton dan Pendopo Sumenep. Konsep tersebut tidak sekadar menjadi dekorasi, tetapi juga membawa pesan tentang pembangunan daerah yang tetap berpijak pada identitas, sejarah dan kearifan lokal.

Masyarakat umum dapat mengabadikan berbagai sisi menarik Stan Bappeda menggunakan smartphone untuk kemudian diikutsertakan dalam lomba.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo juga turut mengabadikan momen saat mengunjungi Stan Bappeda. Dalam kunjungannya, Bupati melihat langsung konsep stan serta berbagai informasi pembangunan yang ditampilkan.

Selain itu, Bupati juga menyempatkan diri menikmati fasilitas yang tersedia di area stan.

Lomba Foto Bappeda terbuka bagi masyarakat umum. Pengambilan foto dapat dilakukan di area Stan Bappeda mulai 26 Agustus hingga 3 September 2026.

Peserta wajib menggunakan smartphone. Foto yang diikutsertakan harus memuat unsur aktivitas, pameran atau keunikan yang terdapat di Stan Bappeda.

Peserta diperbolehkan melakukan penyuntingan foto, tetapi hanya sebatas cropping. Foto kemudian wajib diunggah melalui akun Instagram pribadi peserta yang tidak dalam kondisi private.

Dalam unggahan tersebut, peserta wajib menandai akun Instagram resmi @bappedasumenep.official serta menggunakan tagar #bappedasumenep, #maduraculturefest4 dan #lombafotohbappeda.

Peserta juga diminta membuat caption yang menarik dan relevan dengan menceritakan pesan atau momen di balik foto yang diambil.

Dari seluruh karya yang masuk, Bappeda akan memilih lima pemenang dengan foto terbaik. Para pemenang akan mendapatkan bingkisan menarik.

Pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung pada 4 September 2026 pukul 20.00 WIB secara offline di Stan Bappeda.

Konsep Stan Bappeda yang memadukan ornamen Keraton dan Pendopo Sumenep menjadi representasi identitas, sejarah dan kearifan lokal Kabupaten Sumenep.

Pendopo secara filosofis merupakan ruang terbuka untuk berkumpul, bermusyawarah, menerima aspirasi dan membangun kesepakatan. Nilai tersebut dinilai selaras dengan proses perencanaan pembangunan yang membutuhkan partisipasi masyarakat dan keterlibatan berbagai pihak.

Sementara nuansa Keraton Sumenep menggambarkan tata nilai, keteraturan, kepemimpinan serta kesinambungan sejarah.

Kedua unsur tersebut kemudian dipadukan dengan peran Bappeda sebagai rumah perencanaan pembangunan daerah.

Pesan yang ingin disampaikan adalah pembangunan masa depan Sumenep tetap harus berpijak pada akar budaya dan jati diri masyarakat.

Budaya tidak hanya ditempatkan sebagai ornamen, tetapi menjadi bagian dari pesan bahwa pembangunan daerah harus tumbuh dari karakter, potensi dan nilai-nilai lokal.

Melalui lomba foto, masyarakat juga diberi kesempatan melihat Stan Bappeda dari sudut pandang yang berbeda. Peserta dapat mengabadikan aktivitas, suasana, ornamen Keraton dan Pendopo maupun berbagai keunikan lainnya menggunakan kamera smartphone.

Karya yang dinilai terbaik nantinya tidak hanya dilihat dari aspek visual, tetapi juga keterkaitannya dengan aktivitas dan pesan yang dibawa Stan Bappeda.

Dengan konsep tersebut, masyarakat tidak sekadar datang untuk melihat pameran, tetapi juga dapat ikut menyampaikan pesan pembangunan melalui karya kreatif.

Di dalam Stan Bappeda, pengunjung dapat menemukan berbagai informasi mengenai perencanaan pembangunan, program unggulan, capaian pembangunan hingga inovasi daerah.

Berbagai fasilitas dan kegiatan interaktif yang disediakan juga membuat stan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ruang informasi, tetapi menjadi ruang komunikasi antara Bappeda dan masyarakat.

Keraton menjadi simbol jati diri, Pendopo sebagai ruang musyawarah, sedangkan Bappeda menjadi rumah perencanaan. Ketiganya dipadukan untuk membawa pesan agar pembangunan tetap berpijak pada budaya, menata masa kini dan merancang masa depan Sumenep.

Madura Night Vaganza 2026 pun menjadi momentum bagi Bappeda untuk membuka informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus menghadirkan ruang kreativitas melalui Lomba Foto.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat mengunjungi Stan Bappeda untuk mengabadikan berbagai momen menarik sekaligus berkesempatan menjadi salah satu dari lima pemenang lomba.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan
FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Komunikasi Krisis
Diduga Aniaya Istri dan Ancam Bunuh Anak, Pria di Sumenep Diamankan Polisi
Diikuti 119 Pelajar, Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep Dorong Kompetensi Siswa SMA/MA
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya
Plt Direktur RSUD Sumenep Erliyati Dianugerahi Brevet Kehormatan oleh TNI AL
Disdik Sumenep Dorong Pelajar Ikuti Lomba Menulis Surat untuk Bupati
125 Hari Tanpa Jeda, Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Berbagi kepada Warga
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Komunikasi Krisis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Diduga Aniaya Istri dan Ancam Bunuh Anak, Pria di Sumenep Diamankan Polisi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:58 WIB

Diikuti 119 Pelajar, Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep Dorong Kompetensi Siswa SMA/MA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru