Dugaan Skandal Rektor UNIBA Madura, LBH FORpKOT Siap Bawa Kasus ke Kementerian

Kamis, 13 Maret 2025 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kantor Kementerian Riset, Teknologi dan pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

Foto. Kantor Kementerian Riset, Teknologi dan pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

SUMENEP | NALARPOS.ID — Lembaga Bantuan Hukum Forum Pembela Keadilan dan Orang-orang Tertindas (LBH FORpKOT) berencana melaporkan Rektor Universitas Bahauddin Mudhary (UNIBA) Madura ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) serta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Direktur LBH FORpKOT, Herman Wahyudi, menyatakan bahwa laporan ini akan diajukan terkait dugaan pernikahan diam-diam sang rektor dengan dua perempuan lain. Menurutnya, tindakan tersebut bertentangan dengan etika akademik dan aturan kepegawaian.

“Sebagai pejabat akademik, rektor harus menjadi teladan. Jika benar, tindakan ini mencoreng dunia pendidikan,” ujar Herman, Rabu (12/3/2024).

Lebih lanjut, Herman menegaskan bahwa dugaan pernikahan diam-diam ini tidak sejalan dengan aturan yang mengikat Aparatur Sipil Negara (ASN) serta norma akademik dalam lingkungan kampus.

“Kami telah mengumpulkan bukti untuk memperkuat laporan ke kementerian terkait. Ini bukan tuduhan tanpa dasar,” tegasnya.

Herman juga mendesak pihak UNIBA Madura untuk segera memberikan klarifikasi guna menjaga kredibilitas institusi pendidikan tersebut.

“Kami menunggu sikap resmi UNIBA. Jangan sampai kampus dibiarkan tercoreng oleh ulah oknum pejabatnya,” lanjutnya.

Jika terbukti bersalah, LBH FORpKOT akan mendorong sanksi tegas sesuai regulasi akademik yang berlaku.

“Kami ingin menjaga marwah pendidikan tinggi. Tidak boleh ada tindakan yang mencederai moral dan etika akademik,” pungkas Herman.

Ia berharap agar kementerian segera menindaklanjuti laporan ini agar tidak berlarut-larut dan berdampak buruk pada dunia pendidikan.

“Kami menginginkan transparansi dan ketegasan dari kementerian. Jangan sampai dugaan ini dibiarkan begitu saja,” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak UNIBA Madura belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan skandal ini.

Sebelumnya, Rektor UNIBA Madura, Rachmad, dengan tegas membantah tuduhan tersebut saat dikonfirmasi tim media.

“Siapa yang bilang begitu? Ada buktinya saya menyalahgunakan wewenang? Jangan menuduh tanpa dasar. Sejak kapan rektor punya kewenangan mengangkat dosen? Saya mau punya hubungan dengan siapa saja, apakah ada yang salah?” ujar Rachmad melalui pesan WhatsApp, Sabtu (01/03/2025) lalu.

Senada dengan Rachmad, seorang dosen berinisial UM yang diduga menjadi istri simpanan sang rektor juga membantah tuduhan tersebut.

“Itu tidak benar. Semua ini hanya fitnah,” tegasnya saat dikonfirmasi melalui akun WhatsApp-nya.

Hingga kini, publik masih menantikan respons resmi dari pihak kampus terkait kontroversi yang mencuat ini. (*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kembali Masuk KEN 2026, Festival Tong-Tong Sumenep Bidik Dampak Ekonomi
Enam Anggota JSI Lulus UKW Unitomo, Seluruh Wartawan Dinyatakan Kompeten
29 dari 30 Peserta UKW Unitomo Surabaya Dinyatakan Kompeten
Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan
FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Komunikasi Krisis
Diduga Aniaya Istri dan Ancam Bunuh Anak, Pria di Sumenep Diamankan Polisi
Diikuti 119 Pelajar, Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep Dorong Kompetensi Siswa SMA/MA
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:26 WIB

Kembali Masuk KEN 2026, Festival Tong-Tong Sumenep Bidik Dampak Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Enam Anggota JSI Lulus UKW Unitomo, Seluruh Wartawan Dinyatakan Kompeten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:31 WIB

29 dari 30 Peserta UKW Unitomo Surabaya Dinyatakan Kompeten

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Komunikasi Krisis

Berita Terbaru