Relawan Gemoy! Dari Istana Negara ke Sumenep, Pemimpin Baru Siap Hadirkan Terobosan Baru

Kamis, 20 Februari 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Relawan Gemoy, Fauzan Adhima Ucapkan Selamat atas Dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2025-2029

Foto. Relawan Gemoy, Fauzan Adhima Ucapkan Selamat atas Dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2025-2029

SUMENEP | SUMEKAR.ID — Pada tanggal 20 Februari 2025, Bupati Sumenep terpilih, Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, resmi dilantik oleh Presiden H. Prabowo Subianto di Istana Negara.

Pelantikan ini menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Sumenep yang menantikan kepemimpinan baru.

Momen ini tidak hanya mengukuhkan kepemimpinan kedua tokoh tersebut, tetapi juga melahirkan harapan besar bagi kemajuan Kabupaten Sumenep ke depan.

Dengan dilantiknya pasangan pemimpin baru ini, masyarakat berharap berbagai kebijakan strategis dapat segera direalisasikan demi kesejahteraan bersama.

Ketua Relawan Gemoy, Fauzan Adhima, dalam pernyataannya mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumenep atas pelantikan mereka.

Menurutnya, ini adalah langkah awal yang sangat penting dalam membawa Kabupaten Sumenep ke arah yang lebih baik.

“Kami sangat gembira dan mengapresiasi pelantikan ini. Ini adalah momentum penting bagi masyarakat Sumenep untuk memiliki pemimpin yang dapat membawa perubahan signifikan bagi daerah. Kami berharap kepemimpinan mereka dapat memberikan dampak positif,” ujarnya.

Pelantikan yang berlangsung di Istana Negara ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat. Keberadaan pemimpin baru menjadi harapan bagi warga Sumenep untuk melihat perkembangan di berbagai sektor.

“Kami percaya bahwa dengan komitmen yang kuat, mereka dapat mengatasi berbagai tantangan yang ada serta merespons aspirasi masyarakat dengan kebijakan yang tepat,” tegas Fauzan. Ia menekankan pentingnya dedikasi dan kerja keras dalam mewujudkan perubahan yang diharapkan.

Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam mendukung kepemimpinan baru ini. Menurutnya, kemajuan Kabupaten Sumenep tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.

Masyarakat Sumenep diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan dan memberikan masukan konstruktif bagi pemerintah daerah. Dengan begitu, setiap kebijakan yang diambil bisa lebih sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi warga.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam setiap langkah yang diambil oleh pemerintahan. Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati yang baru harus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” tutur Fauzan.

Pelantikan di Istana Negara ini juga dinilai sebagai peluang emas untuk merumuskan program-program unggulan yang dapat membawa perubahan signifikan bagi Kabupaten Sumenep.

Beberapa sektor yang menjadi prioritas antara lain infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelestarian budaya lokal.

Fauzan sapaan akrabnya berharap bahwa kebijakan yang akan diterapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga berdampak jangka panjang bagi masyarakat Sumenep. Menurutnya, keberlanjutan kebijakan sangat penting untuk memastikan kesejahteraan generasi mendatang.

“Semoga kebijakan yang dihasilkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan berkelanjutan untuk generasi selanjutnya. Kita semua berharap bahwa di bawah kepemimpinan baru ini, Sumenep bisa semakin maju dan berkembang,” tandasnya.

Dengan pelantikan ini, harapan besar bertumpu pada kepemimpinan Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH. Imam Hasyim untuk membawa Sumenep ke arah yang lebih baik.

Dukungan dari seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mempercepat terwujudnya berbagai program pembangunan yang telah direncanakan.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kembali Masuk KEN 2026, Festival Tong-Tong Sumenep Bidik Dampak Ekonomi
Enam Anggota JSI Lulus UKW Unitomo, Seluruh Wartawan Dinyatakan Kompeten
29 dari 30 Peserta UKW Unitomo Surabaya Dinyatakan Kompeten
Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan
FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Komunikasi Krisis
Diduga Aniaya Istri dan Ancam Bunuh Anak, Pria di Sumenep Diamankan Polisi
Diikuti 119 Pelajar, Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep Dorong Kompetensi Siswa SMA/MA
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:26 WIB

Kembali Masuk KEN 2026, Festival Tong-Tong Sumenep Bidik Dampak Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Enam Anggota JSI Lulus UKW Unitomo, Seluruh Wartawan Dinyatakan Kompeten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:31 WIB

29 dari 30 Peserta UKW Unitomo Surabaya Dinyatakan Kompeten

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Komunikasi Krisis

Berita Terbaru